Reuni langka Korea, kangen 60 tahun terbalas sekian jam

Jum'at, 21 Februari 2014 - 11:21 WIB
Reuni langka Korea,...
Reuni langka Korea, kangen 60 tahun terbalas sekian jam
A A A
Sindonews.com – Lee Du-young, nama pria tua renta asal Korea Selatan (Korsel) ini. Usianya sekitar 70-an tahun.

Pria itu adalah satu dari 100 orang yang beruntung, karena masuk undian untuk bisa reuni dengan kerabatnya yang puluhan tahun berada di Korea Utara (Korut),

Sudah sekitar 60 tahun, Du-young terpisah dengan kerabatnya akibat perang Korea. Rasa rindu ingin berjumpa dengan kerabat, dia pendam lama. Dia bahkan nyaris putus asa, pertemuan langka itu akan terjadi, karena kedua Korea terus bermusuhan.

Tapi, hari ini (21/2/2014), menjadi hari bersejarah bagi Du-young. Dia bisa melampiaskan rasa ridunya dengan kerabatnya yang ada di Korut, meski durasinya sangat singkat, yakni sekitar beberapa jam.

”Sulit bagi masyarakat untuk memahami bagaimana rasanya ketika Anda sudah dipisahkan begitu lama,” kata kepada kantor berita BBC, sebelum dia bertolak ke Korut.

”Tapi, ini sebuah keajaiban. Saya sangat gembira. Semua yang hilang dalam hidup saya adalah saudara. Dan sekarang, saya bisa melihatnya lagi. Saya tidak menyesal sama sekali, jika saya harus mati besok,” tutur Du-young.

Dalam perjalanan ke Korut, Du-young tak lupa membawa pakain hangat. Dia juga akan membeli biscuit cokelat untuk saudaranya yang terpisah sekitar 60 tahun, setelah dia mendengar kabar buruk rakyat Korut diperlakukan buruk oleh rezim penguasa.

Do-young dan banyak warga kedua Korea memang hanya berkesempatan betemu beberapa jam. Setelah itu, mereka harus pulang ke rumah masing-masing di dua negara. Hanya sekitar 100 atau lebih sedikit kerabat yang dipilih untuk mengambil bagian dari reuni langka selama beberapa hari ke depan.

Di Korsel sendiri ada sekitar 72 ribu warga yang masuk daftar tunggu untuk bisa reuni dengan kerabat mereka di Korut. Momen langka hari ini, pernah terjadi tahun 2010 silam.

Sejak itu, hubungan kedua Korea terus memanas, dan reuni kali ini nyaris saja batal, karena Korut memprotes latihan perang Korsel dan Amerika Serikat. Namun, rezim Korut akhirnya melunak dan mengizinkan warganya ikut reuni bersejarah.
(mas)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
47 menit yang lalu
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
1 jam yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
2 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
4 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
5 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved