Namai anaknya George Bush, pria Kuwait dihujat

Selasa, 18 Februari 2014 - 11:20 WIB
Namai anaknya George...
Namai anaknya George Bush, pria Kuwait dihujat
A A A
Sindonews.com – Seorang pria Kuwait, Nayef al - Mutairi, dihujat banyak orang di media sosial di Timur Tengah. Musababnya, pria itu menamai anaknya dengan nama mantan Presiden Amerika Serikat, George W. Bush.

Bagi kalangan warga Timur Tengah, terutama di Irak, sosok Bush dibenci, karena kebijakannya dalam menginvasi Irak telah menewaskan sekitar 1 juta warga Irak. Namun, bagi warga Kuwait, termasuk Mutairi, Bush dianggap sebagai “pahlawan” karena membebaskan Kuwait dari invasi Irak tahun 1990.

“Seorang pria Kuwait menamai anaknya dengan nama itu, setelah George Bush membunuh satu juta warga Irak dan menghancurkan Baghdad,” bunyi hujatan salah satu pengguna Twitter, seperti dilansir Al Arabiya, kemarin. ”Itu adalah bagian keterbelakangan mental,” kecam pengguna Twitter yang lain.

Pada tahun 1991, Bush yang memimpin koalisi internasional membebaskan Kuwait dari invasi Irak yang dipimpin Presiden Saddam Hussein. Ditanya atas munculnya hujatan di media sosial atas penamaan anaknya dengan nama mantan Presiden AS itu, Mutairi mengklaim tidak berpengaruh pada kehidupan anaknya.

“Anak saya menjalani kehidupan yang normal dan tidak memiliki masalah karena nama itu,” katanya. ”Di rumah, kami memanggilnya Bush , namun teman-temannya memanggilnya George,” lanjut dia.

Kisah penamaan anaknya itu bermula, ketika istrinya hamil, dia ditawan pasukan Irak. Sejak itu, dia bersumpah jika anaknya terlahir laki-laki akan dia beri nama George Bush. Sedangkan jika terlahir perempuan, akan diberi nama mantan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher.

Thatcher kala itu, dianggap berpangaruh untuk mendesak Bush melakukan intervensi dalam mengusir pasukan Irak dari Kuwait.” Istri saya melahirkan anak laki-laki , jadi saya menamainya George Bush. Ini adalah yang paling bisa saya lakukan untuk usahanya (Bush) dalam membebaskan Kuwait dan menyelamatkan kita,” katanya memuji mantan Presiden AS itu.
(mas)
Berita Terkait
Dunia Berduka, Emir...
Dunia Berduka, Emir Kuwait Meninggal Dunia
Mengenang Emir Kuwait...
Mengenang Emir Kuwait Sheikh Sabah, Sang Pembela Persatuan Arab
Emir Kuwait Baru Tegaskan...
Emir Kuwait Baru Tegaskan Lagi Dukungan untuk Palestina
Kuwait Melepas Mendiang...
Kuwait Melepas Mendiang Sheikh Sabah, Emir Baru Resmi Dilantik
Sheikh Meshal Ditunjuk...
Sheikh Meshal Ditunjuk sebagai Emir Baru Kuwait
Siapa Syekh Meshal al-Ahmad...
Siapa Syekh Meshal al-Ahmad al-Sabah? Emir Baru Kuwait dengan Gaya Kepemimpinan Militer
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
46 menit yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
3 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
4 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved