Menlu AS desak Korsel & Jepang tempatkan sejarah di belakang
Kamis, 13 Februari 2014 - 23:51 WIB
Menlu AS desak Korsel & Jepang tempatkan sejarah di belakang
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, pada Kamis (13/2/2014), menyerukan sekutu utama AS di Asia, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang untuk meningkatkan hubungan untuk tercapainya stabilitas regional.
"Terserah Jepang dan Korsel untuk menempatkan sejarah di belakang mereka," kata Kerry pada konferensi pers bersama setelah pembicaraan dengan timpalannya dari Korsel, Yun Byung-se, seperti dikutip dari Channel News Asia.
"Hal ini penting pada saat yang sama, bahwa kita menjaga kerjasama trilateral yang kuat. Terutama dalam menghadapi ancaman nuklir Korea Utara (Korut)," lanjutnya.
"Hubungan positif antara Jepang dan negara-negara tetangganya berada dalam kepentingan terbaik Amerika Serikat, wilayah, dan kedua negara itu sendiri," tambah Kerry.
Ia menyoroti bagaimana Jepang dan Korsel, memiliki banyak kesamaan, seperti negara maju dan nilai-nilai bersama. Korsel dan Jepang adalah sekutu utama militer AS di Asia dan keduanya merupakan anggota perundingan enam pihak tentang ambisi nuklir Korut.
"Kami mendesak keduanya untuk bekerja dengan kami bersama-sama untuk menemukan jalan ke depan untuk membantu mengatasi perbedaan-perbedaan bersejarah yang sangat terasa yang masih memiliki arti hari ini," kata Kerry.
"Terserah Jepang dan Korsel untuk menempatkan sejarah di belakang mereka," kata Kerry pada konferensi pers bersama setelah pembicaraan dengan timpalannya dari Korsel, Yun Byung-se, seperti dikutip dari Channel News Asia.
"Hal ini penting pada saat yang sama, bahwa kita menjaga kerjasama trilateral yang kuat. Terutama dalam menghadapi ancaman nuklir Korea Utara (Korut)," lanjutnya.
"Hubungan positif antara Jepang dan negara-negara tetangganya berada dalam kepentingan terbaik Amerika Serikat, wilayah, dan kedua negara itu sendiri," tambah Kerry.
Ia menyoroti bagaimana Jepang dan Korsel, memiliki banyak kesamaan, seperti negara maju dan nilai-nilai bersama. Korsel dan Jepang adalah sekutu utama militer AS di Asia dan keduanya merupakan anggota perundingan enam pihak tentang ambisi nuklir Korut.
"Kami mendesak keduanya untuk bekerja dengan kami bersama-sama untuk menemukan jalan ke depan untuk membantu mengatasi perbedaan-perbedaan bersejarah yang sangat terasa yang masih memiliki arti hari ini," kata Kerry.
(esn)