Panama bebaskan kapal Korut

Minggu, 09 Februari 2014 - 06:34 WIB
Panama bebaskan kapal...
Panama bebaskan kapal Korut
A A A
Sindonews.com – Sebuah kapal Korea Utara (Korut), Chong Chon Gang, yang telah ditahan aparat Panama sejak Juli 2013, akhirnya dibebaskan setelah membayar denda USD693 ribu. Demikian dinyatakan oleh Otoritas Terusan Panama, Sabtu (8/2/2014).

Dibebaskannya kapal Chong Chon Gang mengakhiri kasus aneh yang melibatkan tiga negara, Korut, Kuba, dan Panama. Kapal ini ditahan oleh aparat Panama karena menyelundupkan senjata era-Soviet, termasuk dua pesawat MiG-21 dari Kuba.

Turut pula diseludupkan, 15 mesin MiG dan sembilan rudal anti pesawat. Barang-barang ini diselundupkan di bawah 10 ribu ton gula.

Pekan lalu, Jaksa Panama telah menjatuhkan dakwaan terhadap 32 dari 35 awak kapal Chong Chon Gang. Saat ini, para pelaut Korut itu berada di bawah pengawasan petugas imigrasi Panama.

“Tiga awak dengan pangka tertinggi, termasuk Kapten kapal, telah dituduh melakukan perdagangan senjata,” kata jaksa Panama, seperti dikutip dari Reuters.

Jaksa menyimpulkan, ketiganya memiliki "keterlibatan yang jelas" dalam kasus penyelundupan ini. Keputusan jaksa didasarkan pada wawancara dengan awak dan terjemahan dokumen penting yang ditemukan di kapal.
(esn)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
10 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
2 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
3 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
4 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved