Kelabui petugas, 5 rampok bersenjata satroni RS di Brazil
Rabu, 05 Februari 2014 - 13:20 WIB
Kelabui petugas, 5 rampok bersenjata satroni RS di Brazil
A
A
A
Sindonews.com - Setidaknya lima perampok menodongkan senjata mereka kepada pasien dan staf rumah sakit (RS) di Rio de Janeiro, Brazil. Mereka memaksa pasien dan staf RS menyerahkan uang dan barang-barang berharga.
Lima perampok itu berhasil masuk RS Norte D’Or, setelah mengelabui petugas dengan cara berpura-pura butuh perawatan medis. ”Inilah sebabnya mengapa mereka tidak dihentikan oleh penjaga pintu RS,” kata Wakil Kepala Kepolisian setempat, Jorge Zahra, seperti dilansir Sky News, Rabu (5/2/2014).
”Dua dari mereka menodongkan senjata, dan sampai tiga lainnya mengumpulkan barang-barang berharga, seperti telepon seluler dari orang-orang yang mereka temui,” lanjut dia.
Salah seorang saksi yang mengunjungi RS untuk mengambil hasil tes medis, mengatakan, aksi perampok itu membuat situasi tidak aman. Menurut saksi mata itu, para pria bersenjata itu melenggang masuk RS dengan berpura-pura sakit.
Selain itu, para perampok tersebut juga memaksa aparat keamanan di RS untuk menyerahkan senjata mereka. Polisi kini melacak jejak para perampok itu berdasarkan keterangan para saksi.
”Sepertinya ada dua korban, salah satunya berhasil mengenali mereka dengan melihat beberapa foto kami, salah satu yang dilihat dari foto adalah tersangka,” ujar Zahra.” Kami memiliki dua tim untuk mencoba menyeret para pelaku itu ke penjara.”
Lima perampok itu berhasil masuk RS Norte D’Or, setelah mengelabui petugas dengan cara berpura-pura butuh perawatan medis. ”Inilah sebabnya mengapa mereka tidak dihentikan oleh penjaga pintu RS,” kata Wakil Kepala Kepolisian setempat, Jorge Zahra, seperti dilansir Sky News, Rabu (5/2/2014).
”Dua dari mereka menodongkan senjata, dan sampai tiga lainnya mengumpulkan barang-barang berharga, seperti telepon seluler dari orang-orang yang mereka temui,” lanjut dia.
Salah seorang saksi yang mengunjungi RS untuk mengambil hasil tes medis, mengatakan, aksi perampok itu membuat situasi tidak aman. Menurut saksi mata itu, para pria bersenjata itu melenggang masuk RS dengan berpura-pura sakit.
Selain itu, para perampok tersebut juga memaksa aparat keamanan di RS untuk menyerahkan senjata mereka. Polisi kini melacak jejak para perampok itu berdasarkan keterangan para saksi.
”Sepertinya ada dua korban, salah satunya berhasil mengenali mereka dengan melihat beberapa foto kami, salah satu yang dilihat dari foto adalah tersangka,” ujar Zahra.” Kami memiliki dua tim untuk mencoba menyeret para pelaku itu ke penjara.”
(mas)