Al-Qaeda tolak tanggung jawab atas ulah ISIL di Suriah
Senin, 03 Februari 2014 - 16:53 WIB
Al-Qaeda tolak tanggung jawab atas ulah ISIL di Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Kelompok al-Qaeda menolak bertanggung jawab atas tindakan radikal kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) di Suriah. Kelompok yang didirikan Osama bin Laden itu, mengklaim tidak terkait dengan ISIL.
Klaim al-Qaeda itu muncul, setelah maraknya aksi kekerasan yang dilakukan kelompok ISIL terhadap warga sipil di Suriah. Kelompok itu melibatkan diri dalam konflik di Suriah, dan berupaya menggulingkan Presiden Suriah, Bashar al-Assad untuk mendirikan pemerintahan sendiri.
Kelompok itu pula yang dibenci oposisi Suriah, karena dianggap mencuri revolusi yang dilakukan oposisi anti-Pemerintah Suriah itu. Selama ini, ISIL mengikuti ideologi garis keras al-Qaeda, dan diyakini kelompok itu adalah sayap kelompok pimpinan Ayman Zawahri itu.
Namun, dalam praktiknya ISIL justru terlibat pertempuran dengan kelompok al-Nusra yang juga mengklaim sayap al-Qaeda di Suriah. ”ISIL bukan cabang dari al-Qaeda,” kata seorang komandan al-Qaeda, dalam sebuah video di internet, seperti dilansir Reuters, Senin (3/2/2014).
“(Al-Qaeda) tidak memiliki hubungan organisasi dengan itu dan bukan kelompok yang bertanggung jawab atas tindakan mereka,” lanjut pernyataan tersebut.
Pada bulan April 2013 lalu,, kepala ISIL, Abu Bakr al - Baghdadi mencoba untuk menggabungkan ISILdengan kelompok al - Nusra, dan menentang perintah Zawahri. Hal itulah yang memicu pertempuran dua kelompok radikal di Suriah tersebut.
Klaim al-Qaeda itu muncul, setelah maraknya aksi kekerasan yang dilakukan kelompok ISIL terhadap warga sipil di Suriah. Kelompok itu melibatkan diri dalam konflik di Suriah, dan berupaya menggulingkan Presiden Suriah, Bashar al-Assad untuk mendirikan pemerintahan sendiri.
Kelompok itu pula yang dibenci oposisi Suriah, karena dianggap mencuri revolusi yang dilakukan oposisi anti-Pemerintah Suriah itu. Selama ini, ISIL mengikuti ideologi garis keras al-Qaeda, dan diyakini kelompok itu adalah sayap kelompok pimpinan Ayman Zawahri itu.
Namun, dalam praktiknya ISIL justru terlibat pertempuran dengan kelompok al-Nusra yang juga mengklaim sayap al-Qaeda di Suriah. ”ISIL bukan cabang dari al-Qaeda,” kata seorang komandan al-Qaeda, dalam sebuah video di internet, seperti dilansir Reuters, Senin (3/2/2014).
“(Al-Qaeda) tidak memiliki hubungan organisasi dengan itu dan bukan kelompok yang bertanggung jawab atas tindakan mereka,” lanjut pernyataan tersebut.
Pada bulan April 2013 lalu,, kepala ISIL, Abu Bakr al - Baghdadi mencoba untuk menggabungkan ISILdengan kelompok al - Nusra, dan menentang perintah Zawahri. Hal itulah yang memicu pertempuran dua kelompok radikal di Suriah tersebut.
(mas)