AS akan hukum mati bomber Boston

Jum'at, 31 Januari 2014 - 15:43 WIB
AS akan hukum mati bomber...
AS akan hukum mati bomber Boston
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mengupayakan hukuman mati terhadap pelaku pemboman di arena maraton di Boston, Dzhokhar Tsarnaev, 20. Dia dikenai tuduhan penggunaan senjata pemusnah massal untuk membunuh orang.

Jaksa Agung AS, Eric Holder, menyatakan upaya hukuman mati untuk Tsarnaev itu, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Jumat (31/1/2014). ”Sifat perilaku (terdakwa) yang memaksa keputusan ini,” katanya.

Menurutnya, ada 17 dari 30 tuduhan yang memungkinkan pemuda keturunan Rusia itu terancam hukuman mati. Pemboman di Boston terjadi April 2013 lalu. Dalam tragedi itu, tiga orang tewas dan 260 lainnya terluka.

Tsarnaev sendiri mengaku tidak bersalah. Pengadilan juga belum memutuskan tanggal persidangan untuk pembacaan vonis bagi Tsarnaev. Jaksa menuduh Dzhokhar Tsarnaev dan kakaknya yang telah tewas, Tamerlan Tsarnaev, berkomplot dengan menanam dua bom panci di dekat garis finish maraton.

Dua bersaudara itu tinggal di Kota Massachusetts, rumah bergengsi Universitas Harvard. Mereka bermigrasi ke AS pada tahun 2002 dari wilayah Kaukasus Rusia selatan. Para pejabat AS meyakini, aksi pemboman di Boston itu sebagai balas dendam atas aksi militer AS di negara-negara Muslim.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
55 menit yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
2 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
3 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
4 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
5 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved