Pemerintah Filipina jalin kesepakatan dengan MILF
Sabtu, 25 Januari 2014 - 19:30 WIB
Pemerintah Filipina jalin kesepakatan dengan MILF
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Filipina telah mencapai kesepakatan dengan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) untuk mengakhiri empat dekade konflik di wilayah selatan negara itu yang telah menewaskan 150 ribu orang .
Juru bicara Presiden Filipina, Edwin Lacierda, mengatakan kepada kantor berita Associated Press, bahwa negosiator pemerintah dan pemimpin MILF menyimpulkan pembicaraan pada Sabtu (25/1/2014).
Kesepakatan tersebut berupa penonaktifan secara bertahap pasukan pemberontak. Kesepakatan itu, bersama dengan tiga perjanjian lainnya, akan dituangkan pada pakta perdamaian komprehensif yang diharapkan akan segera ditandatangani di Manila segera.
Para perunding kedua kubu bertemu pada pertengahan pekan lalu di pinggiran ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. Kepala perunding Pemerintah Filipina, Miriam Coronel Ferrer menyebut kesepakatan ini sebagai tahapan penting.
"Proses perdamaian ini bertujuan untuk benar-benar membawa dasar yang baik untuk perdamaian yang berkelanjutan dan pembangunan di Mindanao dan dalam arti bahwa kita menganggap ini perkembangan yang sangat penting,” jelasnya.
Juru bicara Presiden Filipina, Edwin Lacierda, mengatakan kepada kantor berita Associated Press, bahwa negosiator pemerintah dan pemimpin MILF menyimpulkan pembicaraan pada Sabtu (25/1/2014).
Kesepakatan tersebut berupa penonaktifan secara bertahap pasukan pemberontak. Kesepakatan itu, bersama dengan tiga perjanjian lainnya, akan dituangkan pada pakta perdamaian komprehensif yang diharapkan akan segera ditandatangani di Manila segera.
Para perunding kedua kubu bertemu pada pertengahan pekan lalu di pinggiran ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. Kepala perunding Pemerintah Filipina, Miriam Coronel Ferrer menyebut kesepakatan ini sebagai tahapan penting.
"Proses perdamaian ini bertujuan untuk benar-benar membawa dasar yang baik untuk perdamaian yang berkelanjutan dan pembangunan di Mindanao dan dalam arti bahwa kita menganggap ini perkembangan yang sangat penting,” jelasnya.
(esn)