Thailand berstatus darurat tanpa jam malam

Rabu, 22 Januari 2014 - 09:52 WIB
Thailand berstatus darurat...
Thailand berstatus darurat tanpa jam malam
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Thailand menetapkan status darurat selama 60 hari ke depan, sejak kemarin. Namun, status darurat yang ditetapkan setelah maraknya demo ricuh itu tidak disertai dengan penerapan jam malam.

Reuters pada Rabu (22/1/2014), melaporkan, beberapa tentara dan polisi mulai berjaga di sejumlah ruas jalan. Namun, kehadiran mereka tidak diperintahkan untuk melakukan tindakan keras terhadap demonstran. Mereka juga tidak diperintahkan untuk mengusir para demonstran yang menduduki tujuh titik persimpangan jalan utama di Bangkok.

“Kabinet memutuskan untuk menetapkan dekrit darurat untuk menangani situasi dan menegakkan hukum,” kata Wakil Perdana Menteri Thailand, Surapong Tovichakchaikul.

Keputusan darurat itu, juga berlaku untuk menyensor media, melarang pertemuan umum dan menahan tersangka tanpa tuduhan.

”Kami akan menangani pengunjuk rasa damai dengan standar internasional. Kami telah memberi tahu polisi untuk tetap menerapkan standar internasional,” kata Surapong.

Menteri Perburuhan, Chalerm Yubamrung, yang ditugaskan untuk mengawasi penerapan status daruurat juga menegaskan, aparat keamanan akan mematuhi standar internasional untuk menangani demonstran.

”Kami tidak akan menggunakan kekerasan. Kami tidak memiliki kebijakan untuk membubarkan mereka,dan kami belum mengumumkan jam malam,” ucapnya.

Status darurat di Thailand itu, sebagai respon maraknya demonstrasi yang menuntut Perdana Menteri Yingluck Shinawatra mengundurkan diri. Yingluck sendir menolak mundur, dengan alasan tidak konstitusional, dan menawarkan opsi pemilu dini pada Februari 2014 nanti.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
39 menit yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
1 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
2 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
5 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved