Mantan Miss Venezuela ditembak mati di depan anaknya
Rabu, 08 Januari 2014 - 14:28 WIB
Mantan Miss Venezuela ditembak mati di depan anaknya
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah pria bersenjata menembak mati seorang mantan Miss Venezuela dan pasangannya asal Inggris. Dia ditembak mati di depan anaknya, dalam sebuah perampokan, Selasa kemarin.
Monica Spear, 29, dan pasangannya Thomas Henry Berry, 39, dibunuh dan dirampok, setelah mobil mereka mogok di sebuah jalan raya di wilayah Venezuela barat laut. Demikian, disampaikan pihak kepolisian, Rabu (8/1/2014), seperti dikutip AFP.
Sedangkan putri mantan ratu kecantikan Venezuela, Maya Berry Spear, 5, terluka di bagian kaki kanan. Gadis kecil itu kini menjalani perawatan medis.
Insiden itu terjadi, ketika keluarga tersebut sedang dalam perjalanan. Namun, mendadak mereka menghentikan mobilnya, setelah menabrak benda tumpul. Polisi menduga, benda tumpul itu sengaja dipasang para pelaku sebagai jebakan.
Pimpinan forensik kepolisian Venezuela, Jose Gregorio Sierralta, mengatakan, ada lima orang bersenjata tiba-tiba muncul di jalan dan menghampiri mereka.“Penjahat menembakkan beberapa tembakan di kendaraan,” katanya.
Kekerasan mematikan menjadi masalah pelik di pemerintahan Presiden Nicolas Maduro. Sebelum pembunuhan mantan ratu kecantikan itu, kasus pembunuhan belum lama ini juga terjadi di sebuah kota di Venezuela. Presiden Maduro mengecam aksi kekerasan di negaranya.“Kekerasan ini adalah penyakit yang kita miliki,” ujarnya.
Monica Spear, 29, dan pasangannya Thomas Henry Berry, 39, dibunuh dan dirampok, setelah mobil mereka mogok di sebuah jalan raya di wilayah Venezuela barat laut. Demikian, disampaikan pihak kepolisian, Rabu (8/1/2014), seperti dikutip AFP.
Sedangkan putri mantan ratu kecantikan Venezuela, Maya Berry Spear, 5, terluka di bagian kaki kanan. Gadis kecil itu kini menjalani perawatan medis.
Insiden itu terjadi, ketika keluarga tersebut sedang dalam perjalanan. Namun, mendadak mereka menghentikan mobilnya, setelah menabrak benda tumpul. Polisi menduga, benda tumpul itu sengaja dipasang para pelaku sebagai jebakan.
Pimpinan forensik kepolisian Venezuela, Jose Gregorio Sierralta, mengatakan, ada lima orang bersenjata tiba-tiba muncul di jalan dan menghampiri mereka.“Penjahat menembakkan beberapa tembakan di kendaraan,” katanya.
Kekerasan mematikan menjadi masalah pelik di pemerintahan Presiden Nicolas Maduro. Sebelum pembunuhan mantan ratu kecantikan itu, kasus pembunuhan belum lama ini juga terjadi di sebuah kota di Venezuela. Presiden Maduro mengecam aksi kekerasan di negaranya.“Kekerasan ini adalah penyakit yang kita miliki,” ujarnya.
(mas)