OPCW butuh tambahan dana untuk hancurkan senjata kimia Suriah
Kamis, 19 Desember 2013 - 03:37 WIB
OPCW butuh tambahan dana untuk hancurkan senjata kimia Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), pada Rabu (18/12/2013), menyerukan pada negara-negara donor untuk mengucurkan dana bagi proses penghancuran senjata kimia millik rezim Suriah.
Sebelumnya, OPCW telah mendirikan Suriah Trust Fund untuk membiayai penghancuran senjata kimia oleh pihak swasta di luar Suriah. "Menurut perkiraan kasar, kami membutuhkan USD48 hingga 55 juta untuk itu (penghancuran senjata kimia)," kata Juru Bicara OPCW, Michael Luhan, pada Xinhua.
"Tapi, angka itu hanya untuk proses penghancuran, bukan untuk bagian lain, seperti transportasi. Sulit untuk membuat estimasi jumlah. Kami harus memutuskan kasus per kasus. Beberapa pihak swasta juga bisa dibayar langsung oleh pemerintah nasional mereka," lanjut Luhan.
Saat ini, jumlah dana yang telah diterima OPCW adalah USD13,5 juta. Ini adalah kontribusi yang diterima dari beberapa negara, seperti Jerman, Korea Selatan, Turki, dan Inggris.
"Mengingat jumlah signifikan yang akan dibutuhkan, saya akan meminta semua negara untuk segera mempertimbangkan kontribusi bagi dana perwalian khusus untuk mendukung keberhasilan penyelesaian tugas utama ini," kata Kepala OPCW, Ahmet Uzumcu.
Denmark dan Norwegia mengaku akan menyediakan kapal dan pengawalan militer untuk transportasi maritim senjata kimia Suriah. Kemudian juga menyediakan transportasi bahan kimia yang akan dibuang di fasilitas komersial. Sementara Finlandia, Amerika Serikat , Rusia, dan China juga berjanji akan membantu.
Sebelumnya, OPCW telah mendirikan Suriah Trust Fund untuk membiayai penghancuran senjata kimia oleh pihak swasta di luar Suriah. "Menurut perkiraan kasar, kami membutuhkan USD48 hingga 55 juta untuk itu (penghancuran senjata kimia)," kata Juru Bicara OPCW, Michael Luhan, pada Xinhua.
"Tapi, angka itu hanya untuk proses penghancuran, bukan untuk bagian lain, seperti transportasi. Sulit untuk membuat estimasi jumlah. Kami harus memutuskan kasus per kasus. Beberapa pihak swasta juga bisa dibayar langsung oleh pemerintah nasional mereka," lanjut Luhan.
Saat ini, jumlah dana yang telah diterima OPCW adalah USD13,5 juta. Ini adalah kontribusi yang diterima dari beberapa negara, seperti Jerman, Korea Selatan, Turki, dan Inggris.
"Mengingat jumlah signifikan yang akan dibutuhkan, saya akan meminta semua negara untuk segera mempertimbangkan kontribusi bagi dana perwalian khusus untuk mendukung keberhasilan penyelesaian tugas utama ini," kata Kepala OPCW, Ahmet Uzumcu.
Denmark dan Norwegia mengaku akan menyediakan kapal dan pengawalan militer untuk transportasi maritim senjata kimia Suriah. Kemudian juga menyediakan transportasi bahan kimia yang akan dibuang di fasilitas komersial. Sementara Finlandia, Amerika Serikat , Rusia, dan China juga berjanji akan membantu.
(esn)