Lagi, Saudi sesumbar akan atasi Iran & Suriah sendirian
Rabu, 18 Desember 2013 - 17:26 WIB
Lagi, Saudi sesumbar akan atasi Iran & Suriah sendirian
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Arab Saudi yang kecewa dengan kebijakan Amerika Serikat dan negara-negara Barat atas krisis nuklir Iran dan krisis Suriah kembali mengklaim akan bertindak sendirian untuk mengatasi dua masalah itu.
Komentar itu, diucapkan Duta Besar Arab Saudi untuk Inggris, Pangeran Mohammed bin Nawaf bin Abdulaziz. Komentar yang disampaikan kemarin itu, itu dilansir media AS, New York Times.
”Kami percaya bahwa banyak kebijakan Barat terhadap Iran dan Suriah, yang berisiko terhadap stabilitas dan keamanan di Timur Tengah,” ujarnya.”Ini adalah pertaruhan yang berbahaya. Kita bisa tinggal diam, dan kita tidak akan berpangku tangan.”
“Kami akan bertindak untuk merespon masalah ini, dengan atau tanpa dukungan sekutu Barat kami,” imbuh diplomat Saudi itu.
Ekspresi kekecewaan Pemerintah Arab Saudi terhadap AS dan negara-negara Barat itu, untuk yang kesekian kalinya. Arab Saudi pernah meluapkan kekecewaannya dengan menolak jatah kursi Dewan Keamanan PBB bulan lalu.
Negara itu kecewa setelah AS membatalkan rencananya untuk menggempur Suriah. Kekecewaan Saudi bertambah, ketika AS dan negara-negara Barat mencapai kesepakatan negosiasi nuklir bersama Iran.
“Daripada menantang Pemerintah Suriah dan Iran, beberapa sekutu Barat kami telah menolak untuk mengambil tindakan yang sangat dibutuhkan,” ujar diplomat Saudi itu.
”Barat telah memungkinkan satu rezim yang lain untuk bertahan hidup dan melanjutkan program pengayaan uranium, dengan konsekuensi bahaya.”
Komentar itu, diucapkan Duta Besar Arab Saudi untuk Inggris, Pangeran Mohammed bin Nawaf bin Abdulaziz. Komentar yang disampaikan kemarin itu, itu dilansir media AS, New York Times.
”Kami percaya bahwa banyak kebijakan Barat terhadap Iran dan Suriah, yang berisiko terhadap stabilitas dan keamanan di Timur Tengah,” ujarnya.”Ini adalah pertaruhan yang berbahaya. Kita bisa tinggal diam, dan kita tidak akan berpangku tangan.”
“Kami akan bertindak untuk merespon masalah ini, dengan atau tanpa dukungan sekutu Barat kami,” imbuh diplomat Saudi itu.
Ekspresi kekecewaan Pemerintah Arab Saudi terhadap AS dan negara-negara Barat itu, untuk yang kesekian kalinya. Arab Saudi pernah meluapkan kekecewaannya dengan menolak jatah kursi Dewan Keamanan PBB bulan lalu.
Negara itu kecewa setelah AS membatalkan rencananya untuk menggempur Suriah. Kekecewaan Saudi bertambah, ketika AS dan negara-negara Barat mencapai kesepakatan negosiasi nuklir bersama Iran.
“Daripada menantang Pemerintah Suriah dan Iran, beberapa sekutu Barat kami telah menolak untuk mengambil tindakan yang sangat dibutuhkan,” ujar diplomat Saudi itu.
”Barat telah memungkinkan satu rezim yang lain untuk bertahan hidup dan melanjutkan program pengayaan uranium, dengan konsekuensi bahaya.”
(mas)