Badai tunda distribusi bantuan udara PBB ke Suriah
Jum'at, 13 Desember 2013 - 03:15 WIB
Badai tunda distribusi bantuan udara PBB ke Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Cuaca musim dingin yang parah menunda dimulainya distribusi bantuan dari udara pertama PBB, dari wilayah otonomi Kurdistan di Irak, ke negara tetangga mereka, Suriah. Demikian dinyatakan oleh Juru Bicara Badan Pengungsi PBB (UNHCR), Peter Kessler, Kamis (12/12/2013).
"Kondisi cuaca di Qamishli telah menunda dimulainya distribusi bantuan dari udara di seluruh wilayah,” kata Kessler, seperti dikutip dari AFP. "Pihak berwenang di Qamishli akan memeriksa kondisi di lapangan udara pada Jumat (13/12/2013). Sebelumnya, mereka telah mengumumkan penundaan selama 48 jam,” lanjutnya.
Distribusi bantuan via udara ditempuh PBB, setelah mendapat lampu hijau dari Pemerintah Suriah dan Irak. UNHCR berencana untuk mendistribusikan sekitar 40 metrik ton bantuan ke daerah-daerah yang telah menjadi semakin berbahaya untuk ditempuh lewat jalur darat.
“Distribusi ini berupa barang-barang bantuan inti untuk 10 ribu keluarga, atau sekitar 50 sampai 60 ribu orang," kata Kessler. Program Pangan Dunia PBB dan lembaga anak-anak UNICEF juga mengirim bantuan ke Suriah melalui udara.
UNHCR berencana untuk menghabiskan USD195 juta untuk membantu warga Suriah dan negara-negara sekitarnya menghadapi musim dingin.
"Kondisi cuaca di Qamishli telah menunda dimulainya distribusi bantuan dari udara di seluruh wilayah,” kata Kessler, seperti dikutip dari AFP. "Pihak berwenang di Qamishli akan memeriksa kondisi di lapangan udara pada Jumat (13/12/2013). Sebelumnya, mereka telah mengumumkan penundaan selama 48 jam,” lanjutnya.
Distribusi bantuan via udara ditempuh PBB, setelah mendapat lampu hijau dari Pemerintah Suriah dan Irak. UNHCR berencana untuk mendistribusikan sekitar 40 metrik ton bantuan ke daerah-daerah yang telah menjadi semakin berbahaya untuk ditempuh lewat jalur darat.
“Distribusi ini berupa barang-barang bantuan inti untuk 10 ribu keluarga, atau sekitar 50 sampai 60 ribu orang," kata Kessler. Program Pangan Dunia PBB dan lembaga anak-anak UNICEF juga mengirim bantuan ke Suriah melalui udara.
UNHCR berencana untuk menghabiskan USD195 juta untuk membantu warga Suriah dan negara-negara sekitarnya menghadapi musim dingin.
(esn)