Dicap pengkhianat, demonstran minta PM Thailand ditangkap
Rabu, 11 Desember 2013 - 13:03 WIB
Dicap pengkhianat, demonstran minta PM Thailand ditangkap
A
A
A
Sindonews.com – Para demonstran anti-Pemerintah Thailand semakin menunjukkan kemarahannya kepada Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. Musababnya, Yingluck mengabaikan ultimatum para demonstran yang minta dia mengundurkan diri dalam tempo 24 jam.
Tengah malam tadi, batas ultimatum itu telah habis. Pemimpin demonstran, Suthep Thaugsuban, mengatakan di hadapan para demonstran,bahwa polisi harus menangkap Yingluck untuk diadili atas tuduhan pengkhianatan.
”Saya meminta polisi untuk menangkap Yingluck, karena pengkhianatan. Karena dia tidak memenuhi tuntutan kami,” katanya, kepada para pendukungnya yang bermalam di Government House, seperti dikutip Reuters, Rabu (11/12/2013).
“Jika Anda (Yingluck) tidak mendengarkan, kita akan meningkatkan protes kami sampai Anda dan seluruh keluarga Shinawatra tidak tahan lagi,” lanjut Suthep. ”Berapa lama Anda akan dapat tahan, jika orang meludahi mobil Anda setiap hari?,” imbuh dia dalam orasinya.
Namun, sejauh ini tidak ada upaya penangkapan terhadap Yingluck. Dalam orasinya, Suthep mendesak militer, mengambil alih gedung-gedung pemerintah.
Sementara itu, media Thailand melaporkan, bahwa panglima militer Prayuth Chan – Ocha, mengaku bertemu dengan Suthep bertemu di sebuah pangkalan militer. Anehnya, juru bicara Suthep sendiri, membantah jika pemimpin demonstran telah menuntut penangkapan Yingluck.
”Saya telah mengkonfirmasi Suthep, dan dia bilang itu (permintaan penangkapan Yingluck) tidak benar. Ini tumpukan rumor dan seseorang membuat rumor itu,” kata juru bicara Suthep, Akanat Promphan kepada Reuters.
Tengah malam tadi, batas ultimatum itu telah habis. Pemimpin demonstran, Suthep Thaugsuban, mengatakan di hadapan para demonstran,bahwa polisi harus menangkap Yingluck untuk diadili atas tuduhan pengkhianatan.
”Saya meminta polisi untuk menangkap Yingluck, karena pengkhianatan. Karena dia tidak memenuhi tuntutan kami,” katanya, kepada para pendukungnya yang bermalam di Government House, seperti dikutip Reuters, Rabu (11/12/2013).
“Jika Anda (Yingluck) tidak mendengarkan, kita akan meningkatkan protes kami sampai Anda dan seluruh keluarga Shinawatra tidak tahan lagi,” lanjut Suthep. ”Berapa lama Anda akan dapat tahan, jika orang meludahi mobil Anda setiap hari?,” imbuh dia dalam orasinya.
Namun, sejauh ini tidak ada upaya penangkapan terhadap Yingluck. Dalam orasinya, Suthep mendesak militer, mengambil alih gedung-gedung pemerintah.
Sementara itu, media Thailand melaporkan, bahwa panglima militer Prayuth Chan – Ocha, mengaku bertemu dengan Suthep bertemu di sebuah pangkalan militer. Anehnya, juru bicara Suthep sendiri, membantah jika pemimpin demonstran telah menuntut penangkapan Yingluck.
”Saya telah mengkonfirmasi Suthep, dan dia bilang itu (permintaan penangkapan Yingluck) tidak benar. Ini tumpukan rumor dan seseorang membuat rumor itu,” kata juru bicara Suthep, Akanat Promphan kepada Reuters.
(mas)