Dua wartawan Spanyol diculik di Suriah
Selasa, 10 Desember 2013 - 23:47 WIB
Dua wartawan Spanyol diculik di Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Dua wartawan Spanyol diculik saat tengah menjalankan tugasnya di Suriah. Demikian dilaporkan surat kabar El Mundo, Selasa (10/12/2013).
Dua wartawan itu adalah Javier Espinosa, yang bekerja untuk El Mundo dan fotografer freelance, Ricardo Garcia Vilanova. Keduanya diculik pada 16 September, saat tengah meliput di Provinsi Ragga, dekat perbatasan Suriah-Turki.
El Mundo melaporkan, dua wartawan itu berusaha untuk meninggalkan Suriah, setelah dua pekan meliput konflik di negara tersebut. Menurut El Mundo, selama hilangnya dua wartawan itu sengaja dirahasiakan.
Sementara kontak tidak langsung telah dilakukan dengan para penculik, yang diduga adalah kelompok jihad Negara Islam Irak dan Levante (ISIS), yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda.
Sejauh ini, ISIS tidak menyatakan apa yang syarat untuk pembebasan keduanya. Saat diculik, dua wartawan itu dikawal oleh empat anggota Tentara Suriah Bebas (FSA). Para pejuang FSA sendiri telah dibebaskan, setelah 12 hari ditawan .
Ini bukan kali pertama Espinosa dan Vilanova meliput perang Suriah. Sebelumnya, kedua wartawan itu telah lebih dari 10 kali mengunjungi Suriah, sejak awal konflik meletus di negara itu pada musim semi 2011.
Dua wartawan itu adalah Javier Espinosa, yang bekerja untuk El Mundo dan fotografer freelance, Ricardo Garcia Vilanova. Keduanya diculik pada 16 September, saat tengah meliput di Provinsi Ragga, dekat perbatasan Suriah-Turki.
El Mundo melaporkan, dua wartawan itu berusaha untuk meninggalkan Suriah, setelah dua pekan meliput konflik di negara tersebut. Menurut El Mundo, selama hilangnya dua wartawan itu sengaja dirahasiakan.
Sementara kontak tidak langsung telah dilakukan dengan para penculik, yang diduga adalah kelompok jihad Negara Islam Irak dan Levante (ISIS), yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda.
Sejauh ini, ISIS tidak menyatakan apa yang syarat untuk pembebasan keduanya. Saat diculik, dua wartawan itu dikawal oleh empat anggota Tentara Suriah Bebas (FSA). Para pejuang FSA sendiri telah dibebaskan, setelah 12 hari ditawan .
Ini bukan kali pertama Espinosa dan Vilanova meliput perang Suriah. Sebelumnya, kedua wartawan itu telah lebih dari 10 kali mengunjungi Suriah, sejak awal konflik meletus di negara itu pada musim semi 2011.
(esn)