India minta warganya di Singapura untuk tenang

Selasa, 10 Desember 2013 - 23:37 WIB
India minta warganya...
India minta warganya di Singapura untuk tenang
A A A
Sindonews.com – Pemerintah India telah meminta warganya di Singapura untuk bersikap tenang, menyusul tewasnya seorang pekerja konstruksi India berusia 33 tahun dalam sebuah kecelakaan di jalan. Insiden ini telah memicu kerusuhan terburuk di Singapura dalam 44 tahun terakhir.

"Pihak berwenang Singapura telah mengkonfirmasi identitas warga India yang tewas dalam kecelakaan di Little India, Minggu (8/12/2013). Komisi Tinggi telah memberitahukan anggota keluarga yang bersangkutan," jelas Komisi Tinggi India di Singapura dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada media, Senin (9/12/2013).

Warga India yang tewas itu diidentifikasi sebagai Sakthivel Kuravelu, yang berasal dari negara bagian Tamil Nadu. Dia ditabrak oleh bus yang melaju dengan kecepatan tinggi dan dikemudikan oleh warga Singapura.

Polisi Singapura sendiri telah menangkap sekitar 27 orang dari Asia Selatan, termasuk 24 orang India, akibat kerusuhan yang terjadi pasca kecelakaan tersebut. Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, mengumumkan sebuah panel untuk menyelidiki insiden tersebut.
(esn)
Berita Terkait
5 Negara Asia yang Menjadi...
5 Negara Asia yang Menjadi Sekutu Setia Israel
Singapura Bantu Pasokan...
Singapura Bantu Pasokan Oksigen Untuk Rumah Sakit India
India dan Singapura...
India dan Singapura Sukses Luncurkan 7 Satelit Radar Pengamat Bumi
Asosiasi Sukarela, Inilah...
Asosiasi Sukarela, Inilah 4 Negara Persemakmuran Inggris di Asia
9 Negara Selain India...
9 Negara Selain India yang Merayakan Diwali
Ini Kisah Singapura...
Ini Kisah Singapura Kerahkan 2 Jet Tempur F-15SG untuk Kawal Air India Express
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
19 menit yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
1 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
5 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
6 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved