OPCW: Pengangkutan senjata kimia Suriah tertunda

Senin, 09 Desember 2013 - 15:44 WIB
OPCW: Pengangkutan senjata...
OPCW: Pengangkutan senjata kimia Suriah tertunda
A A A
Sindonews.com - Pengawas senjata kimia internasional memperingatkan, bahwa, pengangkutan senjata kimia Suriah keluar dari negara itu bakal tertunda beberapa hari. Para pengawas menyebut, kendalanya, karena masalah teknis.

Rencana pengangkutan senjata kimia dari Suriah, sesuai rencana yang diadopsi Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), dilakukan hingga 31 Desember 2013. Namun, karena kendala teknis, OPCW ragu bisa mengangkut senjata kimia itu sesuai jadwal tersebut.

”Ini tidak mungkin (tepat waktu), karena masalah teknis yang kami temui,” kata direktur OPCW, Ahmet Uzumcu saat tiba di Oslo, di mana ia akan menerima Hadiah Nobel Perdamaian 2013 untuk organisasinya pada Selasa (10/12/2013) besok.

”Tapi, penundaan selama beberapa hari tidak akan berpengaruh menurut sudut pandang saya,” lanjut Uzumcu, seperti dilansir al-Arabiya, Senin (9/12/2013).”Kami yakin, bahwa kami akan dapat memenuhi batas waktu, yakni sampai Juni 2014 untuk menghancurkan semua senjata kimia Suriah.”

Presiden Suriah Bashar al – Assad telah sepakat pada bulan September 2013 lalu, untuk menyerahkan semua persediaan senjata kimia milik negaranya. Tindakan Assad itu untuk mencegah ancaman serangan rudal Amerika Serikat, setelah pasukan Assad dituduh melakukan serangan senjata kimia di luar Ibukota Damaskus.

Jumlah senjata kimia Suriah yang harus dihancurkan, totalnya mencapai 1.290 ton, termasuk bahan-bahan dan prekursor. OPCW dan tim inspektur PBB sudah bekerja di Suriah untuk menginspekasi semua senjata dan fasilitas pembuat senjata kimia negara itu.

Pekan lalu , Amerika Serikat telah menawarkan kapal militernya untuk mengangkut semua bahan dan senjata kimia dari Suriah untuk kemudian dihancurkan. Bahkan, telah muncul opsi senjata kimia Suriah akan dimusnahkan di laut, karena sejumlah negara menolak menyediakan tempat untuk menghancurkan senjata kimia itu.
(mas)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
12 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
42 menit yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved