Ini alasan pemimpin Korut tega pecat pamannya
Senin, 09 Desember 2013 - 14:20 WIB
Ini alasan pemimpin Korut tega pecat pamannya
A
A
A
Sindonews.com - Teka-teki alasan pemecatan Jang Song Thaek, paman dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un terjawab sudah. Pihak Pemerintah Korut mengkonfirmasi, bahwa Jang dan para pengikutnya dituduh melakukan tindak kriminal.
Salah satu ajudan Jang, bahkan telah meminta suaka ke Korea Selatan (Korsel). Jang telah dipecat dari Wakil Ketua Komisi Pertahanan Korut. Kantor berita Pemerintah Korut, KCNA, pada Senin (9/12/2013) melaporkan, nama Jang Song Thaek sudah tidak ada lagi di database Pemerintah Korut.
”Jang dan para pengikutnya melakukan tindak pidana yang membingungkan. Mereka melakukan kerusakan yang luar biasa terhadap partai kami dan revolusi kami,” tulis KCNA.
Paman kim Jong Un itu, kini berada di tahanan. Dia akan dituntut atas tindakan kriminal yang dituduhkan. Namun, media Pemerintah Korut itu tidak mengkonfirmasi pembelotan para ajudan Jang yang meminta suaka kepada Korsel.
Pekan lalu, seorang Menteri Unifikasi Korsel, Ryoo Kihl Jae, mengklaim, meski Jang telah dipecat, namun dia masih hidup. Dia tidak dieksekusi seperti dua pejabat lainnya yang ikut dipecat.
Jang terakhir terlihat di depan umum pada awal November 2013 saat pertandingan basket antara tim Korut dan tim Jepang di Pyongyang. ”Saya mengerti bahwa Jang Song Thaek tidak dalam bahaya,” kata Ryoo, seperti dikutip Reuters.
Salah satu ajudan Jang, bahkan telah meminta suaka ke Korea Selatan (Korsel). Jang telah dipecat dari Wakil Ketua Komisi Pertahanan Korut. Kantor berita Pemerintah Korut, KCNA, pada Senin (9/12/2013) melaporkan, nama Jang Song Thaek sudah tidak ada lagi di database Pemerintah Korut.
”Jang dan para pengikutnya melakukan tindak pidana yang membingungkan. Mereka melakukan kerusakan yang luar biasa terhadap partai kami dan revolusi kami,” tulis KCNA.
Paman kim Jong Un itu, kini berada di tahanan. Dia akan dituntut atas tindakan kriminal yang dituduhkan. Namun, media Pemerintah Korut itu tidak mengkonfirmasi pembelotan para ajudan Jang yang meminta suaka kepada Korsel.
Pekan lalu, seorang Menteri Unifikasi Korsel, Ryoo Kihl Jae, mengklaim, meski Jang telah dipecat, namun dia masih hidup. Dia tidak dieksekusi seperti dua pejabat lainnya yang ikut dipecat.
Jang terakhir terlihat di depan umum pada awal November 2013 saat pertandingan basket antara tim Korut dan tim Jepang di Pyongyang. ”Saya mengerti bahwa Jang Song Thaek tidak dalam bahaya,” kata Ryoo, seperti dikutip Reuters.
(mas)