Tak puas pembubaran parlemen, massa di Bangkok terus demo
Senin, 09 Desember 2013 - 10:29 WIB
Tak puas pembubaran parlemen, massa di Bangkok terus demo
A
A
A
Sindonews.com – Para demonstran di Thailand tidak puas dengan keputusan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra yang akan membubarkan parlemen dan menggelar pemilu. Mereka pada Senin (9/12/2013), tetap turun ke jalan menuju kantor pemerintah di Bangkok untuk menggulingkan Yingluck.
Pemimpin demonstran, Suthep Thaugsuban, mengatakan ia tidak akan mengakhiri demonstrasi dan tetap melanjutkan long march ke kantor Yingluck di Government House.
”Hari ini, kita akan melanjutkan perjalanan kami ke Government House. Kami belum mencapai tujuan kami. Dibubarkannya parlemen bukan tujuan kami," kata Suthep, yang sejatinya mantan wakil perdana menteri Thailand sebelumnya yang pernah didukung militer.
Mengutip laporan Reuters, polisi memperkirakan sebanyak 50 ribu orang bergabung dalam demonstrasi hari ini. Suthep mengatakan, meskipun parlemen dibubarkan dan pemilu akan digelar kembali, itu tidak akan membuat perubahan. Sebab, dia yakin pemilu akan dimenangkan partai penguasa pendukung Yingluck, Partai Puea Thai. Partai itu memenangkan pemilu tahun 2011.
Yingluck melalui pidato yang disiarkan stasiun televisi setempat hari ini mengatakan, ia akan membubarkan parlemen dan menggelar pemilu untuk memenuhi tuntutan demonstran.
”Pada tahap ini, ketika ada banyak orang yang menentang pemerintah dari berbagai kelompok, cara terbaik adalah untuk memberikan kembali kekuatan untuk rakyat Thailand dan mengadakan pemilu,” kata Yingluck. ”Jadi orang Thailand yang akan memutuskan.”
Pemimpin demonstran, Suthep Thaugsuban, mengatakan ia tidak akan mengakhiri demonstrasi dan tetap melanjutkan long march ke kantor Yingluck di Government House.
”Hari ini, kita akan melanjutkan perjalanan kami ke Government House. Kami belum mencapai tujuan kami. Dibubarkannya parlemen bukan tujuan kami," kata Suthep, yang sejatinya mantan wakil perdana menteri Thailand sebelumnya yang pernah didukung militer.
Mengutip laporan Reuters, polisi memperkirakan sebanyak 50 ribu orang bergabung dalam demonstrasi hari ini. Suthep mengatakan, meskipun parlemen dibubarkan dan pemilu akan digelar kembali, itu tidak akan membuat perubahan. Sebab, dia yakin pemilu akan dimenangkan partai penguasa pendukung Yingluck, Partai Puea Thai. Partai itu memenangkan pemilu tahun 2011.
Yingluck melalui pidato yang disiarkan stasiun televisi setempat hari ini mengatakan, ia akan membubarkan parlemen dan menggelar pemilu untuk memenuhi tuntutan demonstran.
”Pada tahap ini, ketika ada banyak orang yang menentang pemerintah dari berbagai kelompok, cara terbaik adalah untuk memberikan kembali kekuatan untuk rakyat Thailand dan mengadakan pemilu,” kata Yingluck. ”Jadi orang Thailand yang akan memutuskan.”
(mas)