Soal perjanjian keamanan, AS telah terima jaminan dari Kabul

Minggu, 08 Desember 2013 - 04:10 WIB
Soal perjanjian keamanan,...
Soal perjanjian keamanan, AS telah terima jaminan dari Kabul
A A A
Sindonews.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Chuck Hagel, pada Sabtu (7/12/2013), mengatakan, bahwa ia telah menerima jaminan dari Afghanistan, bahwa Perjanjian Keamanan Bilateral (BSA) yang tertunda, akan ditandatangani "pada waktu yang tepat".

Seperti dilaporkan Reuters, jaminan ini didapat selama kunjungan Hagel ke Kabul. Kesepakatan ini akan memungkinkan pasukan AS untuk tetap tinggal di Afghanistan setelah 2014.

Setelah pertemuan di ibukota Afghanistan, Hagel mengatakan kepada, wartawan bahwa Menteri Pertahanan Afghanistan, Bismillah Khan Mohammadi, telah meyakinkannya, bahwa BSA akan ditandatangani “pada waktu yang tepat”.

Sebelumnya, Washington dan NATO telah berulang kali mengimbau kepada Presiden Afghanistan, Hamid Karzai untuk menandatangani BSA, yang menjabarkan aturan untuk pasukan pimpinan AS beroperasi di Afghanistan setelah 2014. Misi yang diusung pasukan gabungan itu berfokus pada pelatihan dan melawan ekstremis Al-Qaeda.

Saat ini ada 46 ribu tentara AS dan 27 ribu tentara dari negara-negara koalisi lainnya di Afghanistan. Dan, hampir seluruh pasukan yang dipimpin NATO dijadwalkan untuk ditarik keluar dari Afghanistan pada akhir tahun depan.


(esn)
Berita Terkait
Negara yang Pernah Diinvasi...
Negara yang Pernah Diinvasi Amerika Serikat
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Viral! Promo Undang...
Viral! Promo Undang Warga Amerika Serikat Berlibur ke Afghanistan
Tentara Seksi Amerika...
Tentara Seksi Amerika Serikat Ini Tewas Bunuh Diri
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
1 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
4 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
5 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
8 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
8 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved