Kapal AS diusulkan angkut senjata kimia Suriah ke laut

Sabtu, 30 November 2013 - 10:43 WIB
Kapal AS diusulkan angkut...
Kapal AS diusulkan angkut senjata kimia Suriah ke laut
A A A
Sindonews.com – Pemerintahan Barack Obama sedang menjajaki penggunaan kapal milik pemerintah Amerika Serikat untuk mengangkut dan membuang senjata kimia Suriah ke perairan internasional.

Dalam rencana yang belum disetujui itu, senjata kimia Suriah akan diangkut dengan kapal MV Cape Ray ke Laut Mediterania. Kapal sepanjang hampir 700 kaki, yang berbasis di Portsmouth itu milik Administrasi Maritim Departemen Perhubungan. Kapala itu akan dilengkapi dengan sistem khusus guna menetralisir bahan kimia.

Keputusan untuk melanjutkan rencana pembuangan senjata kimia di laut, akan dilakukan oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) di bawah pengawasan internasional yang terdiri dari 190 negara.

Dalam sebuah pernyataan Rabu lalu di Belanda, badan pengawas mengatakan upaya menggunakan kapal unutk mengangkut senjata kimia Suriah dari negara itu, terus menjadi tantangan karena situasi keamanan di lapangan.

Tidak ada negara yang berkomitmen untuk membuang senjata kimia Suriah itu di tanah mereka sendiri, karena takut dampak yang ditimbulkan. Mengutip laman Guardian, Sabtu (30/11/2013), para pejabat AS yang diwawancarai dengan syarat anonim, membenarkan rencana penggunaan kapal AS itu.

Jonathan Lalley, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Presiden Obama, menekankan bahwa tidak ada keputusan yang telah dicapai terkait penghancuran senjata kimia di luar Suriah.

”Kami dan mitra internasional kami berupaya mencari alternatif sarana penghancuran senjata kimia Suriah, dan kami akan terus berdiskusi dengan negara-negara lain, soal apa yang bisa mereka kontribusikan untuk masalah ini,” kata Lalley, dalam pernyataan via email.

Rencana pemusnahan senjata kimia Suriah oleh pemerintahan Obama telah beralih ke perairan internasional, ketika pemusnahan di darat akan menimbulkan masalah besar. Alternatif penggunaan laut, juga pernah dilakukan pemerintah Obama ketika membuang jenazah pemimpin al-Qaida Osama bin Laden, untuk menghindari gejolak ketika dimakamkan di darat.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
1 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
7 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
8 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
9 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
10 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved