KBRI Bangkok imbau WNI hindari lokasi demo di Thailand
Kamis, 28 November 2013 - 15:57 WIB
KBRI Bangkok imbau WNI hindari lokasi demo di Thailand
A
A
A
Sindonews.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, mengelurkan peringatakan kepada WNI yang menetap atau sedang bepergian ke Bangkok, Thailand, untuk menghindari sejumlah tempat yang menjadi lokasi demonstrasi warga Thailand.
"Seluruh WNI di Thailand, khususnya di Bangkok, diminta untuk menghindari tempat-tempat berlangsungnya demonstrasi, seperti di Monumen demokrasi, Jalan Rachadamdoen. WNI di Thailand juga diminta menghindari hal-hal yang dapat merugikan WNI," demikian diungkapkan KBRI Bangkok dalam rilis yang diterima Sindonews.com, Rabu (28/11/2013).
KBRI Bangkok juga meminta WNI agar senantiasai mewaspadai perkembangan situasi dan kondisi di manapun mereka di mana berada. Jika mengalami masalah sebagai akibat kegiatan demonstrasi tersebut, WNI juga diminta menghubungi KBRI Bangkok.
KBRI Bangkok telah membentuk Tim yang bekerjasama dengan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia untuk memberikan informasi dan bantuan yang diperlukan bagi WNI sehubungan dengan demonstrasi yang berlangsung di Bangkok.
Sebagai informasi tambahan, Kementerian Luar Negeri Thailand pada hai selasa, 26 November 2013 ini telah memberikankan briefing kepada kalangan diplomatik di Bangkok oleh Permanent Secretary Kemlu Thailand Mr. Sihasak Phuangketkeow yang didampingi oleh Direktur Divisi Hubungan Internasional Kepolisian Kerajaaan Thailand.
"Pemerintah Thailand akan berupaya untuk menyelesaikan perbedaan pandangan yang saat ini tengah terjadi secepatnya dengan cara damai," ungkap Kemlu Thailand.
Pokok-pokok briefing antara lain adalah bahwa Pemerintah Thailand menyampaikan apresiasi atas dukungan Negara-negara sahabat kepada Thailand dalam menghadapi dan mengatasi situasi politik saat ini. Oleh karena itu,Pemerintah Thailand akan terus berupaya menghindari penggunaan kekuatan/kekerasan dalam manghadapi para pengunjuk rasa dengan menerapkan Internal Security Act /ISA yang sesuai dengan standar-standar internasional.
"Seluruh WNI di Thailand, khususnya di Bangkok, diminta untuk menghindari tempat-tempat berlangsungnya demonstrasi, seperti di Monumen demokrasi, Jalan Rachadamdoen. WNI di Thailand juga diminta menghindari hal-hal yang dapat merugikan WNI," demikian diungkapkan KBRI Bangkok dalam rilis yang diterima Sindonews.com, Rabu (28/11/2013).
KBRI Bangkok juga meminta WNI agar senantiasai mewaspadai perkembangan situasi dan kondisi di manapun mereka di mana berada. Jika mengalami masalah sebagai akibat kegiatan demonstrasi tersebut, WNI juga diminta menghubungi KBRI Bangkok.
KBRI Bangkok telah membentuk Tim yang bekerjasama dengan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia untuk memberikan informasi dan bantuan yang diperlukan bagi WNI sehubungan dengan demonstrasi yang berlangsung di Bangkok.
Sebagai informasi tambahan, Kementerian Luar Negeri Thailand pada hai selasa, 26 November 2013 ini telah memberikankan briefing kepada kalangan diplomatik di Bangkok oleh Permanent Secretary Kemlu Thailand Mr. Sihasak Phuangketkeow yang didampingi oleh Direktur Divisi Hubungan Internasional Kepolisian Kerajaaan Thailand.
"Pemerintah Thailand akan berupaya untuk menyelesaikan perbedaan pandangan yang saat ini tengah terjadi secepatnya dengan cara damai," ungkap Kemlu Thailand.
Pokok-pokok briefing antara lain adalah bahwa Pemerintah Thailand menyampaikan apresiasi atas dukungan Negara-negara sahabat kepada Thailand dalam menghadapi dan mengatasi situasi politik saat ini. Oleh karena itu,Pemerintah Thailand akan terus berupaya menghindari penggunaan kekuatan/kekerasan dalam manghadapi para pengunjuk rasa dengan menerapkan Internal Security Act /ISA yang sesuai dengan standar-standar internasional.
(esn)