PM Thailand tawarkan dialog untuk akhiri kerusuhan politik

Rabu, 27 November 2013 - 23:42 WIB
PM Thailand tawarkan...
PM Thailand tawarkan dialog untuk akhiri kerusuhan politik
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, mengatakan pada Rabu (27/11/2013), bahwa pemerintah siap untuk berdialog dengan para pengunjuk rasa dalam upaya untuk menemukan solusi damai bagi krisis politik yang sedang berlangsung di negara tersebut.

Yingluck membuat pernyataan itu dalam sebuah wawancara dengan wartawan, sebelum menghadiri perdebatan mosi tidak percaya di parlemen Thailand. Ia mendesak semua pihak untuk duduk dan berbicara, sehingga bisa mengakhiri kekacauan politik, yang menurutnya telah merugikan perekonomian negara .

"Pemerintah telah membukan pintu. Apapun yang baik untuk mayoritas, kami bersedia bekerja sama," kata Yingluck, seperti dikutip oleh Kantor Berita Thailand. Ia juga menyatakan, Pemerintah Thailand memilih tetap menempuh cara damai untuk mengakhiri kekacauan politik.

“Meskipun pemerintah telah menerapkan penegakan Internal Security Act (ISA) di semua distrik di Bangkok dan provinsi-provinsi yang berdekatan, pemerintah tetap menempuh cara-cara damai tanpa menggunakan tindakan kekerasan terhadap para demonstran yang telah mengepung atau menduduki banyak gedung pemerintah,” kata Yingluck.

Protes jalanan yang dilakukan kubu anti pemerintah dipelopori oleh mantan Wakil PM, Suthep Thaugsuban dan apa yang disebut Jaringan Mahasiswa dan Masyarakat untuk Reformasi Thailand. Aksi protes ini bertujuan untuk mengakhiri rezim Thaksin.

Yingluck, yang tak lain adalah adik kandung mantan PM Thailand terdahulu, Thaksin Shinawatra, bersikeras bahwa apa yang disebut "Rezim Thaksin" belum pernah ada. "Hanya ada satu rezim. Itulah demokrasi," katanya.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
33 menit yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
3 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
7 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
8 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved