Hubungan retak, menteri Australia: RI tetap sekutu

Senin, 25 November 2013 - 09:26 WIB
Hubungan retak, menteri...
Hubungan retak, menteri Australia: RI tetap sekutu
A A A
Sindonews.com - Menteri Imigrasi Australia, Scott Morrison, menegaskan Indonesia tetap sekutu Australia dalam penanganan penyelundupan manusia. Klaim itu muncul di tengah retaknya hubungan diplomatik kedua negara.

Pekan lalu, Pemerintah Indonesia menegaskan, telah menarik diri dari kesepakatan berbagi informasi setelah tuduhan penyadapan ponsel presiden oleh intelijen Australia tahun 2009 terbongkar. Menurut Morrison, kedua negara terus berjuang bersama untuk mengatasi penyelundupan manusia.

”Dialog Operasional Tingkat (tinggi) terus berjalan,” kata Morisson, kepada Radio ABC, Senin (25/11/2013). Dia tidak menampik ada masalah kebuntuan diplomatik. Namun, otoritas di Indonesia terus memerangi praktik penyelundupan manusia.

”Petugas imigrasi (Indonesia) mengatakan mereka sudah ada arah (kebijakan) untuk menghentikan apa yang mereka sudah lakukan dalam hal beroperasi di bawah hukum mereka sendiri,” kata Morrison.

Menurutnya, tidak ada kedatangan kapal pencari suaka yang dilaporkan sejak pertikaian diplomatik pecah seminggu yang lalu. Sabtu pekan lalu, Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, mengatakan, dia sudah membalas surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, dia merahasiakan isi surat balasannya itu.

”Surat itu sekarang dalam proses untuk disampaikan,” kata Abbott. ”Saya pikir itu akan salah, (jika) saya berbicara tentang apa yang telah saya katakan kepada presiden (SBY), sebelum presiden benar-benar menerima (surat balasan),” lanjut Abbott.

Sedangkan dari pihak istana, sampai saat ini belum membeberkan isi surat dari Abbott untuk Presiden Yudhoyono. Sejak ketegangan diplomatik pecah, Yudhoyono telah mengirim surat ke Abbott.

Dalam surat itu, Yudhoyono menuntut permintaan maaf Pemerintah Australia dan menjelaskan soal skandal penyadapan ponselnya, serta sembilan tokoh dan pejabat penting Indonesia pada 2009.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
17 menit yang lalu
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
2 jam yang lalu
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
3 jam yang lalu
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
3 jam yang lalu
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved