Korban tewas topan Haiyan di Filipina menyentuh angka 5.209

Jum'at, 22 November 2013 - 23:03 WIB
Korban tewas topan Haiyan...
Korban tewas topan Haiyan di Filipina menyentuh angka 5.209
A A A
Sindonews.com – Jumlah korban tewas akibat topan Haiyan atau yang dikenal dengan nama Yolanda di Filipina tengah, melonjak mencapai 5.209 jiwa. Sementara 1.602 orang masih dinyatakan hilang. Demikian dijelaskan oleh seorang pejabat dari Bencana Nasional dan Dewan Manajemen Pengurangan Risiko Filipina, Jumat (22/11/2013).

Sementara itu, sejumlah pihak terus menyalurkan bantuan pada Filipina. Dalam sebuah pernyataan, Bank Dunia mengatakan, proses penyaluran dana bantuan USD500 juta itu sedang diselesaikan untuk mendukung rekonstruksi, setelah badai dahsyat menghancurkan sejumlah wilayah di Filipina.

"Kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam upaya untuk memulihkan dan membangun kembali dan untuk membantu para warga Filipina memperkuat ketahanan mereka terhadap peristiwa cuaca ekstrem," kata Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Sikap serupa ditunjukkan ADB, yang pada pekan lalu mengatakan siap untuk memberikan pinjaman darurat senilai USD500 juta. "Kami bekerja sama erat dengan pemerintah dan semua lembaga internasional lainnya untuk memberikan harapan dan membangun kembali kehidupan bagi lebih dari 11 juta orang yang dipengaruhi oleh apa yang digambarkan sebagai salah satu bencana alam terburuk yang pernah melanda Filipina," kata Presiden ADB, Takehiko Nakao.

Sementara bantuan dari Organisasi Anak-anak PBB (UNICEF) telah tersalurkan pada anak-anak korban super topan Haiyan di Tacloban, Ormac dan Roxas, daerah yang paling parah terkena dampak bencana.

"Kami sudah menyalurkan 2.500 perlengkapan sanitasi untuk keluarga dan anak-anak mereka. Dalam situasi seperti ini, kebersihan sangat penting untuk mengurangi risiko kesehatan yang dihadapi anak-anak,” ungkap Kearney.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
12 menit yang lalu
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
1 jam yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
1 jam yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
2 jam yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved