Bahas nasib WNI, Wakil Marty datangi Kemlu Saudi
Kamis, 21 November 2013 - 17:56 WIB
Bahas nasib WNI, Wakil Marty datangi Kemlu Saudi
A
A
A
Sindonews.com – Wakil Menteri Luar Negeri RI, Wardana bersama Konjen RI, Dharmakirty Syailendra mendatangi Kantor Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi. Kedatangan Wakil Marty M. Natalegawa itu untuk membahas hubungan bilateral dan penanganan WNI overstayers.
Saat mengunjui Kantor Kemlu Saudi di barat Mekkah, Wardana juga bertemu Dirjen Kemlu Saudi dan Dubes Indonesia di Saudi, Ahmad Toyyib. ”Hubungan kedua negara berjalan dengan baik, dan diharapkan dengan berbagai persoalan yang dihadapi WNI overstayers sekarang ini pemerintah Arab Saudi dapat memberikan perhatian khusus,” kata Wardana kemarin, seperti dilansir situs Kemlu RI, Kamis (21/11/2013).
Hingga saat ini, Pemerintah RI telah memulangkan 980 WNI overstayers dalam dua tahap dengan pesawat Garuda Indonesia. Data Kemlu RI, masih ada sekitar 9.333 lebih WNI overstayers yang berada di Tarhil atau Rumah Imigrasi Shumaisy. Mereka menunggu proses deportasi dari pihak imigrasi Arab Saudi.
Di samping upaya pemulangan oleh Pemerintah RI, Pemerintah Arab Saudi juga beberapa kali telah memproses pemulangan melalui masakapai penerbangan lainnya dalam beberapa tahap.
Menurut data dari petugas Imigrasi Tarhil Arab Saudi, pada tahap pertama sekitar 130 WNI dipulngkan dengan maskapai Yaman Air. Kemudian pada tahap kedua, sekitar 181 WNI menyusul dipulangkan. Selanjutnya pada tahan ketiga, sekitar 190 WNI dipulangkan dengan maskapai Saudi Airlines.
”Pemerintah terus berupaya melalui berbagai pendekatan untuk mendorong Pemerintah Arab Saudi mempercepat proses pemulangan WNI overstayers dan memberikan kemudahan-kemudahan,” imbuh Wardana.
Saat mengunjui Kantor Kemlu Saudi di barat Mekkah, Wardana juga bertemu Dirjen Kemlu Saudi dan Dubes Indonesia di Saudi, Ahmad Toyyib. ”Hubungan kedua negara berjalan dengan baik, dan diharapkan dengan berbagai persoalan yang dihadapi WNI overstayers sekarang ini pemerintah Arab Saudi dapat memberikan perhatian khusus,” kata Wardana kemarin, seperti dilansir situs Kemlu RI, Kamis (21/11/2013).
Hingga saat ini, Pemerintah RI telah memulangkan 980 WNI overstayers dalam dua tahap dengan pesawat Garuda Indonesia. Data Kemlu RI, masih ada sekitar 9.333 lebih WNI overstayers yang berada di Tarhil atau Rumah Imigrasi Shumaisy. Mereka menunggu proses deportasi dari pihak imigrasi Arab Saudi.
Di samping upaya pemulangan oleh Pemerintah RI, Pemerintah Arab Saudi juga beberapa kali telah memproses pemulangan melalui masakapai penerbangan lainnya dalam beberapa tahap.
Menurut data dari petugas Imigrasi Tarhil Arab Saudi, pada tahap pertama sekitar 130 WNI dipulngkan dengan maskapai Yaman Air. Kemudian pada tahap kedua, sekitar 181 WNI menyusul dipulangkan. Selanjutnya pada tahan ketiga, sekitar 190 WNI dipulangkan dengan maskapai Saudi Airlines.
”Pemerintah terus berupaya melalui berbagai pendekatan untuk mendorong Pemerintah Arab Saudi mempercepat proses pemulangan WNI overstayers dan memberikan kemudahan-kemudahan,” imbuh Wardana.
(mas)