AS perpanjang penempatan rudal Patriot di perbatasan Turki

Selasa, 19 November 2013 - 23:19 WIB
AS perpanjang penempatan...
AS perpanjang penempatan rudal Patriot di perbatasan Turki
A A A
Sindonews.com – Amerika Serikat (AS) akan memperpanjang penempatan sistem pertahanan rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah selama satu tahun ke depan. Penempatan ini dilakukan untuk membantu meningkatkan pertahanan udara Turki, terhadap ancaman perang sipil di Suriah.

“Menteri Pertahanan Chuck Hagel mengatakan pada Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu soal keputusan Washington dalam pembicaraan di Pentagon, yang berfokus pada konflik di Suriah,” kata Juru Bicara Pentagon, Carl Woog, Senin (18/11/2013), seperti dikutip dari Xinhua.

“Hagel menyampaikan kepada Menteri Davutoglu, bahwa AS telah memutuskan untuk melanjutkan kontribusi dua sistem pertahanan rudal Patriot di bawah komando dan kontrol NATO, sampai satu tahun ke depan,” lanjut Woog.

Sebelumnya, Turki telah membuat permintaan resmi kepada NATO untuk memperpanjang pengerahan rudal Patriot, yang dirancang untuk melawan pesawat dan rudal jarak pendek. Tahun lalu, AS, Belanda, dan Jerman telah memberikan total enam sistem pertahanan rudal Patriot di sepanjang perbatasan Turki dengan Suriah.

Selama berlangsungnya perang Suriah, sejumlah peluru nyasar dari perang saudara di Suriah sempat menerobos ke wilayah Turki. Pemerintah Turki sendiri pernah menjadi sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad, tapi sekarang mendukung oposisi untuk menggulingkan rezim Suriah.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke AS 
Berita Terkini
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
12 menit yang lalu
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
2 jam yang lalu
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
2 jam yang lalu
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
3 jam yang lalu
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
5 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved