2 Ledakan di dekat Kedubes Iran di Beirut, 18 tewas
Selasa, 19 November 2013 - 16:31 WIB
2 Ledakan di dekat Kedubes Iran di Beirut, 18 tewas
A
A
A
Sindonews.com - Setidaknya 18 orang tewas, setelah terjadi dua ledakan di dekat Kedutaan Besar Iran di Beirut pada Selasa (19/11/2013).
Menurut laman al-Arabiya, sebagian besar korban adalah warga sipil. Media itu menyebut, kedua ledakan hanya berselang dua menit.
Sementara itu, sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian mengaku mendegar ledakan keras. Sejumlah media di Libanon menayangkan kepulan asap tebal dari kawasan gedung Kedutaan Besar Iran. Selain, sejumlah korban luka dengan kondisi mengerikan juga ditayangkan langsung sejumlah televisi di Libanon.
”Sekitar enam bangunan di dekat kedutaan Iran rusak parah,” tulis al-Arabiya, mengacu pada dampak dua ledakan keras tesebut.
Seorang sumber keamanan kepada Reuters membantah laporan sebelumnya, bahwa ledakan itu disebabkan oleh roket. Sumber itu menegaskan, penyebab ledakan adalah bom mobil.
Ledakan itu terjadi di daerah yang dianggap sebagai basis militan Hizbullah di Libanon, yang merupakan sekutu utama Presiden Suriah Bashar al - Assad dalam perang sipil di Suriah. Hingga kini belum jelas, apakah dua ledakan itu terkait konflik di Suriah atau ada motif lain.
Menurut laman al-Arabiya, sebagian besar korban adalah warga sipil. Media itu menyebut, kedua ledakan hanya berselang dua menit.
Sementara itu, sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian mengaku mendegar ledakan keras. Sejumlah media di Libanon menayangkan kepulan asap tebal dari kawasan gedung Kedutaan Besar Iran. Selain, sejumlah korban luka dengan kondisi mengerikan juga ditayangkan langsung sejumlah televisi di Libanon.
”Sekitar enam bangunan di dekat kedutaan Iran rusak parah,” tulis al-Arabiya, mengacu pada dampak dua ledakan keras tesebut.
Seorang sumber keamanan kepada Reuters membantah laporan sebelumnya, bahwa ledakan itu disebabkan oleh roket. Sumber itu menegaskan, penyebab ledakan adalah bom mobil.
Ledakan itu terjadi di daerah yang dianggap sebagai basis militan Hizbullah di Libanon, yang merupakan sekutu utama Presiden Suriah Bashar al - Assad dalam perang sipil di Suriah. Hingga kini belum jelas, apakah dua ledakan itu terkait konflik di Suriah atau ada motif lain.
(mas)