Turki cabut larangan politisi wanita pakai celana panjang

Kamis, 14 November 2013 - 17:59 WIB
Turki cabut larangan...
Turki cabut larangan politisi wanita pakai celana panjang
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Turki telah mencabut larangan pemakaian celana panjang untuk anggota parlemen perempuan. Keputusan itu menyusul pencabutan larangan pemakaian jilbab untuk pejabat perempuan di Turki.

Sebelumnya, seorang pejabat sekaligus politisi dari Partai Republik Rakyat (CHP) yang merupakan oposisi, Safak Pavey , menarik perhatian yang memicu pencabutan larangan pemakaian celana panjang.

Pencabutan berbagai larangan dalam hal berpakaian itu, semakin menegaskan citra Turki sebagai negara Muslim tapi sekuler. Pavey, yang naik ke panggung politik pada Juni 2011, memiliki kaki palsu. Dia awalnya ingin mengenakan celana panjang, tapi dilarang oleh parlemen yang berpegang pada aturan perempuan harus memakai jas dan rok.

Namun, Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan, yang juga pemimpin partai berkuasa, mengusulkan pencabutan larangan pejabat dan politisi perempuan memakai celana panjang. Para pejabat dan politisi nasionalis mendukung usulan Erdigan itu. “Akhirnya, parlemen Turki kemarin, menyetujui usulan itu,” tulis Reuters dalam laporannya, Kamis (14/11/2013).

Oktober lalu, parlemen Turki dikejutkan dengan empat anggota parlemen dari partai AKP (pimpinan Erdogan) yang mendadak mengenakan jilbab. Jilbab dipandang oleh kelompok sekularis sebagai lambang politik Islam. Namun, pihak Partai AKP berpendapat, bahwa larangan pemakaian jilbab melanggar prinsip kebebasan beragama.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
47 menit yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
1 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
3 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
5 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
6 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved