Iran: Negosiasi nuklir bisa capai kesepakatan malam ini
Jum'at, 08 November 2013 - 18:31 WIB
Iran: Negosiasi nuklir bisa capai kesepakatan malam ini
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Iran optimistis, malam ini tercapai kesepakatan antara Teheran dan enam negara yang terlibat negosiasi nuklir di Jenewa. Sikap optimistis itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Mohamad Javad Zarif.
Kabar akan tercapainya kesepakatan itu, memicu kedatangan para pejabat penting sejumlah negara, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry dan Menlu Rusia, Sergei Lavrov.
”Saya percaya, pemahaman atau kesepakatan untuk menutup negosiasi ini tercapai (Jumat ) malam ini,” kata Zarif kepada CNN, Jumat (8/11/2013). ”Kami berharap untuk membuat terobosan,” lanjut dia.
Presiden AS, Barack Obama juga mengatakan pada Kamis malam, bahwa kesepakatan itu bisa saja dicapai. ”Ada kemungkinan perjanjian bertahap dengan Iran mengenai masalah nuklir,” kata Obama kepada NBC .
Langkah pertama jika disepakati , kata Obama, Iran akan menghentikan kemajuan dalam program nuklirnya. “Imbalannya, bantuan yang lebih sederhana ketimbang sanksi ekonomi,” ujar Obama.
”Jadi kalau ternyata selama enam bulan, mereka mundur dari kesepakatan , mereka tidak menindaklanjuti hal itu, atau mereka tidak bersedia untuk maju dan menyelesaikan pekerjaan, kita bisa ‘beradu’ lagi,” imbuh dia.
Kabar akan tercapainya kesepakatan itu, memicu kedatangan para pejabat penting sejumlah negara, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry dan Menlu Rusia, Sergei Lavrov.
”Saya percaya, pemahaman atau kesepakatan untuk menutup negosiasi ini tercapai (Jumat ) malam ini,” kata Zarif kepada CNN, Jumat (8/11/2013). ”Kami berharap untuk membuat terobosan,” lanjut dia.
Presiden AS, Barack Obama juga mengatakan pada Kamis malam, bahwa kesepakatan itu bisa saja dicapai. ”Ada kemungkinan perjanjian bertahap dengan Iran mengenai masalah nuklir,” kata Obama kepada NBC .
Langkah pertama jika disepakati , kata Obama, Iran akan menghentikan kemajuan dalam program nuklirnya. “Imbalannya, bantuan yang lebih sederhana ketimbang sanksi ekonomi,” ujar Obama.
”Jadi kalau ternyata selama enam bulan, mereka mundur dari kesepakatan , mereka tidak menindaklanjuti hal itu, atau mereka tidak bersedia untuk maju dan menyelesaikan pekerjaan, kita bisa ‘beradu’ lagi,” imbuh dia.
(mas)