Hollande: Tindakan keji, pembunuhan 2 wartawan Perancis

Minggu, 03 November 2013 - 17:46 WIB
Hollande: Tindakan keji,...
Hollande: Tindakan keji, pembunuhan 2 wartawan Perancis
A A A
Sindonews.com - Presiden Perancis Francois Hollande marah saat menerima kabar penculikan dan pembunuhan sepasang wartawan RFI, stasiun radio Prancis, Sabtu (2/10/2013). Pembunuhan itu terjadi empat hari setelah pembebasan empat warga Prancis yang ditawan selama tiga tahun oleh pemberontak yang berafiliasi dengan al-Qaeda.

"Pembunuhan itu adalah perbuatan keji," ungkap Hollande. "Saya akan bertemu dengan para menteri besok untuk membahas insiden tersebut," imbuhnya.

Kementerian Luar Negeri Perancis mengkonfirmasi kabar kematian dua wartawan itu." Badan intelijen Perancis dan Pemerintah Mali akan mencari tahu secepat mungkin penyebab pembunuhan tersebut,"sebut pernyataan Kemenlu Perancis.

Seperti diketahui, Claude Verlon dan Ghislaine Dupont, sepasang wartawan RFI, stasiun radio Prancis diculik kemudian dibunuh setelah melakukan wawancara dengan seorang pejabat lokal dari kelompok pemberontak separatis etnis Tuareg MNLA di sisi utara Ibu Kota Kidal. Mali, Sabtu (2/10/2013).

Sementara itu, Pemerintah Mali melalui seorang Juru Bicaranya mengutuk pembunuhan terhadap dua wartawan Prancis tersebut. "Penculikan dan pembunuhan itu adalah tindakan barbar dan pengecut. Pemerintah Mali tetap bertekad melanjutkan perjuangan untuk melawan terorisme dan kejahatan terorganisir di Mali," imbuhnya.

Wilayah utara Mali setahun yang lalu sempat dikuasai oleh pemberontak Mali yang berafiliasi dengan al-Qaeda, mereka membiayai pemberontakan dengan menculik warga asing, khususnya warga Perancis. Menurut data perusahaan intelijen swasta Stratfor, sejak 2003 lalu, AQIM atau kelompok al-Qaeda di Islamic Maghreb telah 18 kali melakukan penculikan dengan biaya tebusan yang terus meningkat mencapai USD 89 juta.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
56 menit yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
1 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
2 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
3 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved