AS benarkan Israel telah gempur Suriah
Jum'at, 01 November 2013 - 09:22 WIB
AS benarkan Israel telah gempur Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Seorang pejabat Amerika Serikat mengkonfirmasi tuduhan, bahwa militer Angkatan Udara Israel menggempur wilayah Suriah, kemarin malam. Serangan udara itu, diklaim ditargetkan terhadap militan Hizbullah Libanon.
Pejabat AS yang berkomentar dengan syarat anonim itu, membenarkan, pesawat tempur Israel menggempur wilayah di dekat kota pesisir Latakia, Suriah. ”Serangan ditargetkan pada fasilitas rudal Rusia yang digunakan para militan Hizbullah Libanon,” tulis BBC, Jumat (1/11/2013), mengutip keterangan pejabat AS itu.
Latakia adalah sebuah kota yang didominasi masyarakat Alawit, yang merupakan loyalis Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Serangan terbaru militer Israel itu, tercatat yang ketiga kalinya ditargetkan ke wilayah Israel pada tahun ini. ”Beberapa ledakan terdengar di sebuah pangkalan pertahanan udara di daerah Snubar Jableh,” kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah jaringan aktivis yang berbasis di Inggris, mengacu serangan Israel ke Suriah itu.
Pejabat AS itu, mengatakan kepada Associated Press, bahwa serangan udara Israel untuk membidik fasilitas rudal buatan Rusia, SA - 125s, yang digunakan para militan Hizbullah Libanon. Hizbullah, selama ini juga dikenal sebagai pendukung Assad dalam konflik sipil di Suriah.
Sementara itu, Pemerintah Israel membenarkan laporan itu. Mereka akan terus bertindak, jika senjata Suriah, baik konvensional maupun kimia dipindahkan ke basis-basis kelompok militan, terutama Hizbullah. Sejauh ini belum ada laporan kemungkinan adanya korban jiwa akibat agresi Israel terhadap Suriah itu.
Pejabat AS yang berkomentar dengan syarat anonim itu, membenarkan, pesawat tempur Israel menggempur wilayah di dekat kota pesisir Latakia, Suriah. ”Serangan ditargetkan pada fasilitas rudal Rusia yang digunakan para militan Hizbullah Libanon,” tulis BBC, Jumat (1/11/2013), mengutip keterangan pejabat AS itu.
Latakia adalah sebuah kota yang didominasi masyarakat Alawit, yang merupakan loyalis Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Serangan terbaru militer Israel itu, tercatat yang ketiga kalinya ditargetkan ke wilayah Israel pada tahun ini. ”Beberapa ledakan terdengar di sebuah pangkalan pertahanan udara di daerah Snubar Jableh,” kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah jaringan aktivis yang berbasis di Inggris, mengacu serangan Israel ke Suriah itu.
Pejabat AS itu, mengatakan kepada Associated Press, bahwa serangan udara Israel untuk membidik fasilitas rudal buatan Rusia, SA - 125s, yang digunakan para militan Hizbullah Libanon. Hizbullah, selama ini juga dikenal sebagai pendukung Assad dalam konflik sipil di Suriah.
Sementara itu, Pemerintah Israel membenarkan laporan itu. Mereka akan terus bertindak, jika senjata Suriah, baik konvensional maupun kimia dipindahkan ke basis-basis kelompok militan, terutama Hizbullah. Sejauh ini belum ada laporan kemungkinan adanya korban jiwa akibat agresi Israel terhadap Suriah itu.
(mas)