Presiden Palestina kutuk rencana pembangunan pemukiman Israel

Kamis, 31 Oktober 2013 - 01:29 WIB
Presiden Palestina kutuk...
Presiden Palestina kutuk rencana pembangunan pemukiman Israel
A A A
Sindonews.com – Presiden Palestina pada Rabu (30/10/2013), mengutuk rencana pembangunan 1.500 unit pemukiman baru yang akan dibangun Israel di Yerusalem timur. Menurut pihak Palestina, ini adalah pukulan terhadap rencana proses perdamaian Israel-Palestina.

"Kebijakan pemukiman merusak proses perdamaian," kata Nabil Abu Rdineh, Juru Bicara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dalam sebuah pernyataan. "Hal ini mendorong sisi Palestina dan Arab untuk kehilangan kepercayaan pada kemampuan Pemerintah Israel saat ini untuk membuat perdamaian," lanjut Rdineh, seperti dikutip dari Xinhua.

Menurut Cahnnel 10 Israel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Dalam Negeri Gideon Sa'ar telah menyetujui untuk memajukan pembangunan 1.500 unit rumah di Yerusalem timur. Rumah-rumah ini akan dibangun di kawasan Ramat Shlomo.

Rdineh menekankan, "tidak akan ada pemukiman di tanah Palestina." Laporan ini muncul tak lama setelah Israel membebaskan 26 tahanan Palestina. Abbas membantah, bahwa Palestina telah sepakat diam-diam untuk memungkinkan permukiman Israel dalam pertukaran untuk pembebasan 104 tahanan.

"Ada beberapa orang yang mengatakan kami membuat kesepakatan untuk menerima pemukiman (Israel). Saya mengatakan kepada mereka untuk pergi, karena pemukiman benar-benar ilegal," kata Abbas.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
2 jam yang lalu
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
3 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
4 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
7 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
8 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
9 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved