Saudi bebaskan jurnalis yang dituduh menghina Nabi Muhammad

Rabu, 30 Oktober 2013 - 12:03 WIB
Saudi bebaskan jurnalis...
Saudi bebaskan jurnalis yang dituduh menghina Nabi Muhammad
A A A
Sindonews. com - Sejumlah aktivis Arab Saudi, mengatakan seorang wartawan yang sempat ditahan karena dituduh menuliskan komentar bernada hinaan kepada Nabi Muhammad, telah dibebaskan aparat keamanan Arab Saudi.

Hamza Kashgari, nama wartawan itu dituduh menghina Nabi Muahmmad melalui tulisan pada akun Twitter-nya. Dia sempat melarikan diri ke Malaysia pada bulan Februari 2012 lalu, setelah kicauannya diTwitter, memicu amarah umat Islam.

Pemerintah Malaysia kemudian mengekstradisi Kashgari beberapa hari setelah dia tiba di negara itu. Setelah itu, dia dijebloskan ke penjara oleh aparat keamanan Arab Saudi, dengan tuduhan melakukan penghinaan.

Belum ada komentar resmi dari Menteri Hukum Arab Saudi terkait dengan pembebasan Kashgari. Kasus yang menjerat Kashgari bermula, ketika dia menuliskan kicaunnya di Twitter pada peringatan Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad tahun lalu.

”Saya telah mencintai banyak hal tentang diri-Mu dan saya juga punya sejumlah hal yang saya benci dari-Mu dan ada banyak hal yang saya tidak mengerti tentang-Mu. Saya tidak akan berdoa untuk-Mu,” bunyi kicauan Kashgari saat itu.

Tak berselang lama, bekas kolumnis harian al-Bilad itu menyampaikan permohonan maaf dan menghapus kicauan pada akun Twitter-nya. ”Saya telah membuat kesalahan dan saya harap Allah dan mereka yang telah saya sakiti akan memaafkan saya,” ucapnya.

Seperti dilaporan BBC, kabar tentang pembebasan Kashgari pertama kali muncul di media sosial dan kemudian dikonfirmasi kebenarannya oleh rekan dan aktivis HAM serta pengacara Kashgari, Waleed Abu al-Khair. ”Otoritas keamanan telah membebaskan Kashgari pada pukul 06.30 waktu setempat," kata Abu al-Khair kepada AFP, Rabu (30/10/2013).

Jaksa Penuntut Umum belum pernah menyampaikan kepada publik soal dakwaan formal yang dituduhkan kepada Kashgari.

Kendati demikian, Menteri Dalam Negeri, Abdul Aziz Khoja mengatakan saat itu, bahwa komentar Kashgari dalam akun Twitter-nya telah membuatnya menangis dan Raja Abdullah telah meminta Kashgari untuk mempertanggungjawabkan komentarnya itu.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved