NSA monitor 60 juta percakapan telepon di Spanyol

Senin, 28 Oktober 2013 - 17:27 WIB
NSA monitor 60 juta...
NSA monitor 60 juta percakapan telepon di Spanyol
A A A
Sindonews.com - Badan Keamanan Nasional (NSA) telah memonitor 60 juta panggilan telepon di Spanyol selama satu bulan pada tahun lalu. Demikian diberitakan, El Mundo, harian Spanyol mengutip dokumen informasi yang dibocorkan oleh mantan kontraktor NSA, Edward Snowden.

Menurut laporan yang ditulis Glenn Greenwald dan German Aranda dalam El Mundo, NSA telah 60 mengumpulkan nomor dan lokasi dari para penelepon dan penerima panggilan telepon di Spanyol, selama Desember 2012 lalu. Spanyol menjadi negara Eropa Barat ketiga yang menjadi pemberitaan besar setelah warga negaranya menjadi objek pengawan NSA.

Laporan pengintaian terbaru itu akan semakin mempertegang situasi internasional terkait dengan jangkauan kerja Badan Keamanan Nasional AS tersebut. Awal pekan ini, Perancis dan Jerman telah menuntut penjelasan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) atas kegiatan penyadapan telepon yang dilakukan oleh NSA, terutama yang menimpa Kanselir Jerman Angela Merkel.

Presiden AS, Barack Obama, disebut-sebut Bild am Sonntag, media Jerman menurut kantor Kanselir Jerman, telah meminta maaf kepada Kanselir Jerman, Angela Merkel atas dugaan skandal penyadapan ponsel Merkel oleh NSA. Permintaan maaf terucap saat Obama melakukan percakapan telepon dengan Merkel, Rabu pekan lalu. Selain itu, Obama mengatakan, bahwa AS akan berhenti menyadap.

Sebelumnya, Bild am Sonntag, mengutip sumber-sumber intelijen AS yang mengungkapkan, bahwa pada tahun 2010 lalu, Kepala NSA, Keith Alexander telah memberitahu Presiden AS Barack Obama, bahwa NSA telah menyadapan ponsel terhadap Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang mungkin telah dimulai pada awal 2002. "Obama tidak menghentikan operasi ini, melainkan membiarkannya terus berjalan," surat laporan Bild am Sonntag, mengutip seorang pejabat tingkat tinggi NSA .
(esn)
Berita Terkait
Alex Rins Menang di...
Alex Rins Menang di MotoGP Amerika Serikat 2023, Alex Marquez: Saya Tidak Terkejut
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved