Boko Haram rekrut paksa para anggotanya

Senin, 28 Oktober 2013 - 15:48 WIB
Boko Haram rekrut paksa...
Boko Haram rekrut paksa para anggotanya
A A A
Sindonews.com - Mustapha Ajimi, seorang anggota pemberontak Boko Haram membuat pengakuan kepada sejumlah wartawan di tahanan militer di Negara Bagian Borno, wilayah timur Nigeria, Minggu (28/10/2013).

Ajimi mengungkapkan, bahwa dirinya dipaksa bergabung dengan Boko Haram pada tahun lalu, setelah saudara laki-lakinya mengancam akan membunuhnya karena dirinya mengetahui di mana tempat dia menyimpan senapan AK 47.

"Kami tinggal dalam satu rumah, di sana dia menyimpan AK-47 dan aku tahu dia adalah anggota Boko Haram. Dia mengatakan, suatu saat saya akan bertanggung jawab jika tentara menangkap dia karena mengetahui lokasi penyimpanan senjata itu," ungkap Ajimi.

Ajimi menuturkan, ia memiliki seragam tentara Kamerun. Sementaara beberapa anggota Boko Haram merupakan warga negara tentangga, seperti Kamerun , Chad dan Nigeria. "Kami meluncurkan serangan bersama-sama. Kelompok ini sebagian besar bersembunyi di wilayah bersemak di sekitar Negara Bagian Borno dan Yobe. Di Kamp tempat saya bergabung, terdapat 150 anggota Boko Haram dan semuanya bersenjata. Selian itu kami juga memiliki dokter, mekanik, dan sejumlah ahli, mereka adalah orang-orang tua dan menempati posisi atas," ungkap Ajimi.

Ajimi mengaku ditangkap aparat kepolisian pada 6 Oktober lalu, setelah Boko Haram melancarkan serangan terhadap militer Nigeria. "Rekan-rekan saya meninggalkan saya begitu saja dalam pertempuran, mereka mengira saya sudah meninggal. Saya sebenarnya sangat ingin meninggalkan sekte Boko Haram, tapi saya berada di posisi yang sangat sulit," ungkap Ajimi.

Ajimi memperingatkan, komandan Boko Haram telah mencuci otak anak buahnya dengan mengatakan bahwa mereka semua bekerja untuk Allah dan akan diganjar sesuai dengan berbuatan yang telah dilakukan. "Kehidupan dalam kamp Boko Haram sangat membingungkan," imbuhnya.

Menanggapi pengakuan tersebut, Komandan Angkatan Darat Nigeria dari Brigade Lapis Baja 21, Kolonel Ibrahim Yusuf, mengatakan, militer akan meminta membuat sebuah rekomendasi kepada pemerintah agar memberikan pengampunan anggota Boko Haram yang mengecam kelompoknya. "Tentara bersedia menjamin keamanan anggota Boko Haram yang ingin berhenti," imbuh Yusuf.
(esn)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Berita Terkini
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
13 menit yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
43 menit yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
1 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
1 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
3 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved