Korut akan pulangkan 6 warga Korsel yang ditahan
Kamis, 24 Oktober 2013 - 19:54 WIB
Korut akan pulangkan 6 warga Korsel yang ditahan
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengatakan, pada Jumat (25/10/2013) sore mereka akan memulangkan enam warga Korea Selatan (Korsel) yang ditahan di Pyongyang karena memasuki wilayah Korut secara ilegal. Pemulangan enam orang tersebut akan dilakukan melalui Desa Panmunjom, wilayah gencatan senjata Korsel dan Korut.
KCNA, kantor berita resmi Korut mengabarkan, Kementerian Unifikasi Seoul atas nama Ketua Palang Merah Nasional Korut mengungkapkan, empat dari enam warga Korsel ditahan pada 26 Februari 2010 karena memasuki Pyongyang secara ilegal.
Pemerintah Korsel meminta Pemerintah Korut untuk memverifikasi identitas sejumlah warga yang ditahan, namun permintaan itu tidak mendapat tanggapan Pemerintah Korut.
"Kami baru saja menerima pemberitahuan mendadak dari Korut, bahwa mereka akan mengirim kembali enam warga Korsel, besok," ungkap seorang pejabat kementerian Korsel kepada AFP, Kamis (24/10/2013). "Kami telah meminta identitas empat warga kami yang ditahan namun, tidak pernah mendapat jawaban dari pemerintah Korut," imbuh pejabat itu.
Sejak perang Korea berakhir pada 1953, tercatat lebih dari 23,500 warga Korut melarikan diri ke Korsel, sementara jumlah warga Korsel yang memutuskan melarikan diri keKorut jumlahnya sangat kecil. Dalam sebuah kasus yang jarang terjadi, bulan lalu, penjaga perbatasan Korsel menembak mati seorang warga yang hendak melarikan diri ke Korut.
KCNA, kantor berita resmi Korut mengabarkan, Kementerian Unifikasi Seoul atas nama Ketua Palang Merah Nasional Korut mengungkapkan, empat dari enam warga Korsel ditahan pada 26 Februari 2010 karena memasuki Pyongyang secara ilegal.
Pemerintah Korsel meminta Pemerintah Korut untuk memverifikasi identitas sejumlah warga yang ditahan, namun permintaan itu tidak mendapat tanggapan Pemerintah Korut.
"Kami baru saja menerima pemberitahuan mendadak dari Korut, bahwa mereka akan mengirim kembali enam warga Korsel, besok," ungkap seorang pejabat kementerian Korsel kepada AFP, Kamis (24/10/2013). "Kami telah meminta identitas empat warga kami yang ditahan namun, tidak pernah mendapat jawaban dari pemerintah Korut," imbuh pejabat itu.
Sejak perang Korea berakhir pada 1953, tercatat lebih dari 23,500 warga Korut melarikan diri ke Korsel, sementara jumlah warga Korsel yang memutuskan melarikan diri keKorut jumlahnya sangat kecil. Dalam sebuah kasus yang jarang terjadi, bulan lalu, penjaga perbatasan Korsel menembak mati seorang warga yang hendak melarikan diri ke Korut.
(esn)