Serangan bom dekat jembatan tewaskan 4 polisi Irak
Rabu, 23 Oktober 2013 - 20:46 WIB
Serangan bom dekat jembatan tewaskan 4 polisi Irak
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya tujuh orang dilapokan tewas dalam serangan bom bunuh diri yang menargetkan polisi di sisi barat Provinsi Anbar, Irak, Rabu (23/10/2013). Demikian diungkapkan sebuah sumber kepolisian Provinsi Anbar.
"Serangan bom bunuh diri terjadi pagi ini. Seorang pengendara truk yang sarat akan muatan bahan peledak meledakan truk yang mereka tumpangi ke sebuah pos pemeriksaan polisi di dekat sebuah jembatan di dekat Kota Rutba, sekitar 370 km dari sisi barat Ibu Kota Baghdad," ungkap sumber kepolisian Provinsi Anbar dalam kondisi anonimitas kepada Xinhua.
"Ledakan besar itu menghancurkan sebagian dari jembatan di jalan raya luar Kota Rutba. Ledakan itu juga menewaskan empat polisi dan tiga pengemudi truk yang kebetulan tengah melintasi di atas jembatan tersebut," imbuh sumber tersebut.
Serangan mematikan ini terjadi di Kota Rutba pada Selasa malam. Puluhan orang bersenjata dan pelaku pembom bunuh diri menyerang pos pemeriksaan keamanan di dalam dan sekitar Kota Rutba. Serangan tersebut menewaskan 12 pasukan keamanan dan melukai 20 orang lainnya.
Serangan gerilyawan Irak terus berlanjut di wilayah Arab Sunni yang bergejolak, di wilayah barat Baghdad, dari Provinsi Anbar hingga ke perbatasan barat Irak dan Suriah, Yordania dan Arab Saudi. Serangan bom bunuh diri telah menambah jumlah korban akibat konflik sektarian di Irak.
Sejak awal tahun hingga sekarang, sudah ribuan orang tewas akibat kekerasan di negara yang pernah dipimpin rezim Saddam Hussein tersebut. Irak menyaksikan letusan kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa negara itu meluncur kembali ke konflik sipil, yang mencapai puncaknya pada 2006 dan 2007, ketika jumlah korban tewas bulanan terkadang melebihi 3.000 jiwa.
"Serangan bom bunuh diri terjadi pagi ini. Seorang pengendara truk yang sarat akan muatan bahan peledak meledakan truk yang mereka tumpangi ke sebuah pos pemeriksaan polisi di dekat sebuah jembatan di dekat Kota Rutba, sekitar 370 km dari sisi barat Ibu Kota Baghdad," ungkap sumber kepolisian Provinsi Anbar dalam kondisi anonimitas kepada Xinhua.
"Ledakan besar itu menghancurkan sebagian dari jembatan di jalan raya luar Kota Rutba. Ledakan itu juga menewaskan empat polisi dan tiga pengemudi truk yang kebetulan tengah melintasi di atas jembatan tersebut," imbuh sumber tersebut.
Serangan mematikan ini terjadi di Kota Rutba pada Selasa malam. Puluhan orang bersenjata dan pelaku pembom bunuh diri menyerang pos pemeriksaan keamanan di dalam dan sekitar Kota Rutba. Serangan tersebut menewaskan 12 pasukan keamanan dan melukai 20 orang lainnya.
Serangan gerilyawan Irak terus berlanjut di wilayah Arab Sunni yang bergejolak, di wilayah barat Baghdad, dari Provinsi Anbar hingga ke perbatasan barat Irak dan Suriah, Yordania dan Arab Saudi. Serangan bom bunuh diri telah menambah jumlah korban akibat konflik sektarian di Irak.
Sejak awal tahun hingga sekarang, sudah ribuan orang tewas akibat kekerasan di negara yang pernah dipimpin rezim Saddam Hussein tersebut. Irak menyaksikan letusan kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa negara itu meluncur kembali ke konflik sipil, yang mencapai puncaknya pada 2006 dan 2007, ketika jumlah korban tewas bulanan terkadang melebihi 3.000 jiwa.
(esn)