Sudah 14 situs senjata kimia Suriah digeledah OPCW
Sabtu, 19 Oktober 2013 - 14:37 WIB
Sudah 14 situs senjata kimia Suriah digeledah OPCW
A
A
A
Sindonews.com - Inspektur senjata kimia Internasional di Suriah telah menggeledah 14 lokasi atau situs senjata kimia milik rezim Suriah. Demikian diungkapkan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) yang ditunjuk PBB untuk memimpin misi inspeksi senjata kimia Suriah, Jumat (18/10/2013).
"Situs yang telah dikunjungi dan menjalani pemeriksaan jumlahnya meningkat menjadi 14 lokasi," kata OPCW.Sehari sebelumnya organisasi yang berbasis di Belanda ini mengklaim telah memeriksa 11 lokasi, yang berarti lebih dari 50 persen lokasi senjata kimia yang telah dilaporkan Pemerintah Suriah.
Seperti diketahui, Suriah melaporan kepada PBB bahwa mereka memiliki 20 lokasi penyimpanan senjata kimia. Namun, OPCW belum membeberkan jumlah pasti gudang senjata Suriah, mereka meyakini jumlah senjata Suriah lebih dari 20 lokasi.
Sehari sebelumnya, OPCW mengatakan, bahwa tim gabungan dengan PBB di Suriah telah diperkuat dengan kelompok kedua inspektur OPCW dan staf dukungan PBB, sehingga total kekuatan tim gabungan adalah 60 personel. Menurut OPCW, tim pendahulu telah membuat "kemajuan yang baik" dalam memverifikasi informasi yang disampaikan oleh pemerintah Suriah soal program senjata kimia mereka.
"Pada 10 hari pertama operasi di lapangan, tim verifikasi telah memeriksa tiga lokasi dan rencana sedang dilakukan untuk kunjungan berikutnya," tambah pernyataan itu.
Tim ini juga telah mengawasi penghancuran beberapa peralatan pembuat senjata kimia yang diakukan oleh pihak Pemerintah Suriah. Kelompok pertama para ahli kimia OPCW dan PBB ini telah memulai pekerjaan mereka pada 6 Oktober lalu.
"Situs yang telah dikunjungi dan menjalani pemeriksaan jumlahnya meningkat menjadi 14 lokasi," kata OPCW.Sehari sebelumnya organisasi yang berbasis di Belanda ini mengklaim telah memeriksa 11 lokasi, yang berarti lebih dari 50 persen lokasi senjata kimia yang telah dilaporkan Pemerintah Suriah.
Seperti diketahui, Suriah melaporan kepada PBB bahwa mereka memiliki 20 lokasi penyimpanan senjata kimia. Namun, OPCW belum membeberkan jumlah pasti gudang senjata Suriah, mereka meyakini jumlah senjata Suriah lebih dari 20 lokasi.
Sehari sebelumnya, OPCW mengatakan, bahwa tim gabungan dengan PBB di Suriah telah diperkuat dengan kelompok kedua inspektur OPCW dan staf dukungan PBB, sehingga total kekuatan tim gabungan adalah 60 personel. Menurut OPCW, tim pendahulu telah membuat "kemajuan yang baik" dalam memverifikasi informasi yang disampaikan oleh pemerintah Suriah soal program senjata kimia mereka.
"Pada 10 hari pertama operasi di lapangan, tim verifikasi telah memeriksa tiga lokasi dan rencana sedang dilakukan untuk kunjungan berikutnya," tambah pernyataan itu.
Tim ini juga telah mengawasi penghancuran beberapa peralatan pembuat senjata kimia yang diakukan oleh pihak Pemerintah Suriah. Kelompok pertama para ahli kimia OPCW dan PBB ini telah memulai pekerjaan mereka pada 6 Oktober lalu.
(esn)