Pabrik petasan di Vietnam meledak, 20 tewas
Sabtu, 12 Oktober 2013 - 19:11 WIB
Pabrik petasan di Vietnam meledak, 20 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Ledakan di pabrik petasan di provinsi utara Phu Tho, Vietnam, pada Sabtu (12/10/2013) pagi, yang semula dilaporkan melukai tujuh orang, ternyata telah memakan korban jiwa. Hingga Sabtu petang, jumlah korban tewas sementara mencapai 20 orang.
Menurut Nguyen Van Tuan, kepala gawat darurat di Rumah Sakit Phu Tho, lebih dari 200 orang terluka telah dirawat di rumah sakit. Sebagian besar dari mereka mengalami luka bakar yang parah.
Sementara itu, banyak rumah-rumah dalam radius satu kilometer rusak, akibat ledakan dahsyat itu. Pabrik petasan itu meledak pukul 07.55 waktu setempat. Pabrik itu meledak beberap kali.
Le Quang Dai, kepala markas militer Provinsi Phu Tho, mengatakan ledakan terjadi di Pabrik nomor 4. Saat ini, pihak berwenang terkait sedang berusaha untuk mencari dan menyelamatkan korban dan menjinakkan korbaran api.
”Ledakan dan kobaran api masih terus berulang. Petugas pemadam kepakaran dan tentara belum mendapat akses,” ungkap Polisi Vietnam, Pham Quang Minh, dari lokasi ledakan. ”Ada sekitar 2.000 warga di fasilitas militer Z121, semuanya telah dievakuasi.”
Salah seorang warga mengatakan, penduduk setempat telah melarikan diri ke Kota Viet Trim yang berjarak 40 km dari lokasi ledakan. Mereka ketakutan dan khawatir ledakan itu akan menimbulkan kerusakan besar.
Menurut Nguyen Van Tuan, kepala gawat darurat di Rumah Sakit Phu Tho, lebih dari 200 orang terluka telah dirawat di rumah sakit. Sebagian besar dari mereka mengalami luka bakar yang parah.
Sementara itu, banyak rumah-rumah dalam radius satu kilometer rusak, akibat ledakan dahsyat itu. Pabrik petasan itu meledak pukul 07.55 waktu setempat. Pabrik itu meledak beberap kali.
Le Quang Dai, kepala markas militer Provinsi Phu Tho, mengatakan ledakan terjadi di Pabrik nomor 4. Saat ini, pihak berwenang terkait sedang berusaha untuk mencari dan menyelamatkan korban dan menjinakkan korbaran api.
”Ledakan dan kobaran api masih terus berulang. Petugas pemadam kepakaran dan tentara belum mendapat akses,” ungkap Polisi Vietnam, Pham Quang Minh, dari lokasi ledakan. ”Ada sekitar 2.000 warga di fasilitas militer Z121, semuanya telah dievakuasi.”
Salah seorang warga mengatakan, penduduk setempat telah melarikan diri ke Kota Viet Trim yang berjarak 40 km dari lokasi ledakan. Mereka ketakutan dan khawatir ledakan itu akan menimbulkan kerusakan besar.
(mas)