Video militan Hizbullah eksekusi pemberontak Suriah tersebar
Kamis, 10 Oktober 2013 - 16:52 WIB
Video militan Hizbullah eksekusi pemberontak Suriah tersebar
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah video yang di-posting di internet menunjukkan anggota milisi Hizbullah Libanon mengeksekusi pemberontak Suriah yang tertangkap di Kota al-Qusair. Pemberontak yang dieksekusi itu dalam kondisi terluka saat ditangkap.
Pertempuran antara militan Hizbullah yang pro-rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad, dengan pemberontak Suriah di Kota al-Qusair sebagai pembuktian sumpah pemimpin Hizbullah Libanon, Hassan Nasrallah, bahwa mereka tidak akan membiarkan pemberontak Suriah mengambil kota-kota Suriah yang berbatasan dengan Libanon .
Tersebarnya video eksekusi pemberontak Suriah oleh militan Hizbullah, akan memicu kembali ketegangan sektarian antara kaum Syiah yang pro-Hizbullah dengan kaum Sunni yang pro-pemberontak Suriah. ”Intervensi kelompok Hizbullah di Suriah tidak atas nama Tuhan, tapi atas nama Iran,” tulis al-Arabiya, Kamis (10/10/2013), mengutip bunyi pernyataan dalam video eksekusi itu.
Analis politik Libanon, Kassem Kassir membela intervensi Hizbullah di Suriah. ”(Mereka) melindungi Libanon dari dampak perang, dan berpihak pada rakyat Suriah dalam melawan kelompok-kelompok ekstremis,” ujar Kassir.
Dia mengatakan Suriah adalah bagian atau wilayah strategis dalam penyaluran bantuan militer dari Iran untuk Hizbullah. Sedangkan para pemberontak Suriah tidak mengizinkan rute itu dipakai untuk penyaluran bantuan yang ditujukan kepada musuh mereka.
Kendati demikian, keaslian video itu tidak dapat dikonfirmasi. Sebelumnya Nasrallah berjanji untuk menghormati aturan moral dalam perang.
Pertempuran antara militan Hizbullah yang pro-rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad, dengan pemberontak Suriah di Kota al-Qusair sebagai pembuktian sumpah pemimpin Hizbullah Libanon, Hassan Nasrallah, bahwa mereka tidak akan membiarkan pemberontak Suriah mengambil kota-kota Suriah yang berbatasan dengan Libanon .
Tersebarnya video eksekusi pemberontak Suriah oleh militan Hizbullah, akan memicu kembali ketegangan sektarian antara kaum Syiah yang pro-Hizbullah dengan kaum Sunni yang pro-pemberontak Suriah. ”Intervensi kelompok Hizbullah di Suriah tidak atas nama Tuhan, tapi atas nama Iran,” tulis al-Arabiya, Kamis (10/10/2013), mengutip bunyi pernyataan dalam video eksekusi itu.
Analis politik Libanon, Kassem Kassir membela intervensi Hizbullah di Suriah. ”(Mereka) melindungi Libanon dari dampak perang, dan berpihak pada rakyat Suriah dalam melawan kelompok-kelompok ekstremis,” ujar Kassir.
Dia mengatakan Suriah adalah bagian atau wilayah strategis dalam penyaluran bantuan militer dari Iran untuk Hizbullah. Sedangkan para pemberontak Suriah tidak mengizinkan rute itu dipakai untuk penyaluran bantuan yang ditujukan kepada musuh mereka.
Kendati demikian, keaslian video itu tidak dapat dikonfirmasi. Sebelumnya Nasrallah berjanji untuk menghormati aturan moral dalam perang.
(mas)