Khamenei tak suka Rouhani & Obama teleponan

Sabtu, 05 Oktober 2013 - 19:51 WIB
Khamenei tak suka Rouhani...
Khamenei tak suka Rouhani & Obama teleponan
A A A
Sindonews.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (5/10/2013) mengatakan, ia sepenuhnya mendukung langkah pembukaan diplomatik dengan dunia Barat yang dilakukan Presiden Iran moderat, Hassan Rouhani.

Namun, ia tidak suka dengan pembukaan diplomatik yang dilakukan Rouhani dengan Amerika Serikat. Khamenei juga mengisyaratkan ketidaksukaannya terhadap percakapan telepon yang dilakukan Rouhani dengan Presiden AS, Barack Obama di New York, pekan lalu.

”Kami mendukung gerakan diplomatik pemerintah (Rouhani) dan pentingnya upaya diplomatik, termasuk apa yang dilakukan Rouhani dalam perjalanan terakhir,” kata Khamenei, dalam pidatonya yang dilansir kantor berita ISNA.

Pemimpin Tertinggi Iran itu, mengaku sepenuhnya merestui langkah Rouhani untuk mengakhiri embargo yang dilakukan negara-negara Barat terhadap Teheran terkait program nuklir Iran. Caranya, dengan gerilya diplomatik yang dilakukan Rouhani.

Kendati demikian, mengutip laporan Reuters, Khamenei menegaskan kebenciannya terhadap AS. Dia tidak suka, jika Rouhani terlalu dekat dengan AS. Termasuk tindakan percakapan telepon yang dilakukannya dengan Obama.

”Tentu saja, dalam pendapat kami, sebagian dari apa yang terjadi dalam perjalanan di New York itu tidak tepat,” katanya. ”Kami pesimistis dengan AS,” katanya lagi.

Hubungan diplomatik AS dan Iran terputus sejak terjadi reovolusi di Republik Islam Iran tahun 1979. Puncaknya, saat kantor diplomat AS di Iran kala itu diserang demonstran. Sejak itu hingga sekarang kedua negara tidak menjalin hubungan diplomatik.

Program nuklir Iran yang dicurigai AS dan Israel untuk membuat bom nuklir juga berdampak pada penjatuhan embargo terhadap Teheran. Akibat embargo itu, Iran tidak bisa leluasa mengekspor minyaknya ke negara-negara Barat, sehingga mengacaukan ekonomi Iran. Terpilihnya Rouhani, yang dikenal sebagai tokoh moderat dinanti-nantikan rakyat Iran untuk mengakhiri embargo yang menyakitkan mereka.
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
25 menit yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
48 menit yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
1 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved