Mentor teroris 11/9 daftar jadi capres Afghanistan
Jum'at, 04 Oktober 2013 - 10:36 WIB
Mentor teroris 11/9 daftar jadi capres Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com - Abdul Rab Rasoul Sayyaf, 67, ulama sekaligus anggota parlemen berpengaruh di Afghanistan mendaftarkan diri sebagai calon presiden (capres) negara itu. Dia, menurut laporan komisi kasus serangan teroris 11 September 2001, adalah mentor Khalid Sheikh Mohamed, dalang serangan di WTC, Amerika Serikat.
Kemarin, Sayyaf diiringi kelompok bersenjata menuju Kabul untuk mendaftarkan diri sebagi capres. ”Kami akan bergerak mempersatukan Afghanistan. Jika bangsa ini bersama-sama dan memiliki suara yang sama, masalah bisa diselesaikan,” kata Sayyaf.
Sayyef harus mengundurkan diri sebagai anggota parlemen Afghanistan sebelum ia mendaftarkan diri sebagai capres. Mengutip laporan Telegraph, puluhan tahun lalu ia berjuang melawan pendudukan tentara Soviet dan mendirikan kamp-kamp pelatihan militan.
Dia bertemu mantan pemimpin al- Qaeda, Osama bin Laden di salah satu kamp. Dia diyakini telah mengundang bin Laden untuk tinggal di Afghanistan, ketika bin Laden diusir dari Sudan pada tahun 1996.
Seorang mantan panglima perang, yang juga mantan Menteri Energi dan Air, Ismail Khan, akan mendampingi Sayyaf kandidat pertama calon wakil presiden pertama. Kandidat kedua calon wakil presiden yang siap mendampingi Sayyaf adalah anggota majelis tinggi Afghanistan, Abdul Wahab Irfan.
Pendaftaran capres ditutup 6 Oktober 2013. Saat ini, sudah ada empat calon presiden dan calon wakil presiden yang mendaftar. Selain Sayyaf, mantan menteri luar negeri Abdullah Abdullah, yang kalah dari Hamid Karzai dalam Pemilu presiden 2009 juga menjadi capres populer di negara itu.
Kemarin, Sayyaf diiringi kelompok bersenjata menuju Kabul untuk mendaftarkan diri sebagi capres. ”Kami akan bergerak mempersatukan Afghanistan. Jika bangsa ini bersama-sama dan memiliki suara yang sama, masalah bisa diselesaikan,” kata Sayyaf.
Sayyef harus mengundurkan diri sebagai anggota parlemen Afghanistan sebelum ia mendaftarkan diri sebagai capres. Mengutip laporan Telegraph, puluhan tahun lalu ia berjuang melawan pendudukan tentara Soviet dan mendirikan kamp-kamp pelatihan militan.
Dia bertemu mantan pemimpin al- Qaeda, Osama bin Laden di salah satu kamp. Dia diyakini telah mengundang bin Laden untuk tinggal di Afghanistan, ketika bin Laden diusir dari Sudan pada tahun 1996.
Seorang mantan panglima perang, yang juga mantan Menteri Energi dan Air, Ismail Khan, akan mendampingi Sayyaf kandidat pertama calon wakil presiden pertama. Kandidat kedua calon wakil presiden yang siap mendampingi Sayyaf adalah anggota majelis tinggi Afghanistan, Abdul Wahab Irfan.
Pendaftaran capres ditutup 6 Oktober 2013. Saat ini, sudah ada empat calon presiden dan calon wakil presiden yang mendaftar. Selain Sayyaf, mantan menteri luar negeri Abdullah Abdullah, yang kalah dari Hamid Karzai dalam Pemilu presiden 2009 juga menjadi capres populer di negara itu.
(mas)