AS balas usir 3 diplomat Venezuela

Rabu, 02 Oktober 2013 - 12:24 WIB
AS balas usir 3 diplomat...
AS balas usir 3 diplomat Venezuela
A A A
Sindonews.com – Perseteruan diplomatik antara Amerika Serikat dengan Venezuela kian memanas. AS membalas pengusiran tiga diplomatnya di Venezuela, dengan mengusir tiga diplomat Venezuela yang berada di AS.

Pengusiran tiga diplomat Venezuela dari AS hanya berselang sehari, setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro, mengumumkan pengusiran tiga diplomat AS, Senin lalu. Menurut Maduro, tiga diplomat AS diusir dari Caracas, karena diduga kuat merencanakan sabotase ekonomi Venezuela. Namun, tuduhan itu dibantah para diplomat AS.

Kementerian Luar Negeri AS, mengatakan, langkah Venezuela itu tidak dapat dibenarkan. Di Washington, mengutip laporan AP, Rabu (2/10/2013), seorang pejabat Departemen Luar Negeri, menegaskan Calixto Ortega Rios dan dua diplomat Venezuela lainnya, telah diberi waktu 48 jam untuk meninggalkan AS.

”Sangat disesalkan bahwa Pemerintah Venezuela telah kembali memutuskan untuk mengusir para pejabat diplomatik AS dengan tuduhan yang tidak mendasar, yang memerlukan timbal balik,” kata pejabat Departemen tersebut.

”Hal ini kontraproduktif dengan kepentingan kedua negara kita dan bukan cara yang serius bagi suatu negara dalam menjalankan kebiakan luar negerinya,” lanjut pejabat itu.

Seperti diketahui, sehari sebelumnya, Pemerintah Venezuela menyatakan, tiga diplomat AS yang berada di Venezuela telah diusir. Musbabnya, mereka dituduh merencanakan sabotase ekonomi. Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengatakan, para diplomat memiliki 48 jam untuk meninggalkan negara itu.”Yankees, pulang!,” kata Maduro, merujuk pada pengusiran tiga diplomat AS.

Maduro mengklaim, ia memiliki bukti bahwa trio diplomat AS mengambil bagian dalam sabotase listrik pada bulan September 2013, dan telah menyuap perusahaan Venezuela untuk mengurangi produksi.

Tiga diplomat AS yang diusir itu adalah Kelly Keiderling, David Moo dan Elizabeth Hoffman. Namun, mereka menolak semua tuduhan dari Pemerintah Venzuela.

”Kami benar-benar menolak tuduhan Pemerintah Venezuela tentang keterlibatan Pemerintah AS dalam setiap jenis konspirasi untuk mengacaukan Pemerintah Venezuela,” bunyi pernyataan para diplomat, seperti dikutip Reuters.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
6 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
7 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
8 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
9 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
10 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
11 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved