5 bom mobil guncang Baghdad, 42 orang tewas
Senin, 30 September 2013 - 16:05 WIB
5 bom mobil guncang Baghdad, 42 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Lima bom mobil meledak di daerah sibuk, yang dihuni mayoritas warga Muslim Syiah, di Baghdad, pada Senin (30/9/2013). Data sementara, korban tewas sekitar 42 orang, dan puluhan lainnya terluka.
Mengutip laporan Reuters, data itu bersumber dari kepolisian dan pihak medis setempat. Dari rangkain serangan bom mobil tersebut, serangan yang paling mematikan terjadi di Kota Sadr. “Di mana, bom mobil meledak di dekat para pekerja yang berkumpul. Tujuh orang tewas, termasuk dua tentara,” tulis Reuters.
Selain itu, di Jadida, Baghdad, sebuah bom meledak di sebuah tempat parkir mobil. Selain menghancurkan kendaraan, bom itu juga menghancurkan pagar dan jendela-jendela toko terdekat.
Pasukan keamanan dikerahkan kelokasi kejadian. Mereka menutup jalan dengan mengerahkan anjing pelacak untuk menyisir kemungkinan adanya bom lainnya.
Serangan bom tidak hanya sekali ini saja. Minggu kemarin, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di dalam masjid, di mana para pelayat Muslim Syiah berkumpul di sebuah makam. Serangan di wilayah Musssyab, 60 km dari selatan Baghdad itu telah menewaskan 40 orang.
Belum jelas, siapa atau kelompok mana yang melakukan rangkaian serangan bom mobil tersebut. Namun, selama ini konflik sektarian antara Muslim Syiah dan Muslim Sunni terus berkecamuk di Irak. Mereka sampai saat ini belum puas dengan pembagian kekuasaan, setelah rezim Saddam Hussein tumbang.
Mengutip laporan Reuters, data itu bersumber dari kepolisian dan pihak medis setempat. Dari rangkain serangan bom mobil tersebut, serangan yang paling mematikan terjadi di Kota Sadr. “Di mana, bom mobil meledak di dekat para pekerja yang berkumpul. Tujuh orang tewas, termasuk dua tentara,” tulis Reuters.
Selain itu, di Jadida, Baghdad, sebuah bom meledak di sebuah tempat parkir mobil. Selain menghancurkan kendaraan, bom itu juga menghancurkan pagar dan jendela-jendela toko terdekat.
Pasukan keamanan dikerahkan kelokasi kejadian. Mereka menutup jalan dengan mengerahkan anjing pelacak untuk menyisir kemungkinan adanya bom lainnya.
Serangan bom tidak hanya sekali ini saja. Minggu kemarin, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di dalam masjid, di mana para pelayat Muslim Syiah berkumpul di sebuah makam. Serangan di wilayah Musssyab, 60 km dari selatan Baghdad itu telah menewaskan 40 orang.
Belum jelas, siapa atau kelompok mana yang melakukan rangkaian serangan bom mobil tersebut. Namun, selama ini konflik sektarian antara Muslim Syiah dan Muslim Sunni terus berkecamuk di Irak. Mereka sampai saat ini belum puas dengan pembagian kekuasaan, setelah rezim Saddam Hussein tumbang.
(mas)