Bertempur lagi, pasukan Filipina tangkap 45 militan MNLF
Jum'at, 27 September 2013 - 16:38 WIB
Bertempur lagi, pasukan Filipina tangkap 45 militan MNLF
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan Filipina menangkap sekitar 45 militan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), dalam pertempuran terbaru pada Jumat (27/9/2013). Pasukan Filipina mengklaim telah mengalahkan kelompok pemberontak MNLF dalam pertempuran yang terjadi di wilayah pesisir Filipina.
Sebelumnya kedua kubu terlibat pertempuran panjang, sejak Kota Zamboanga diduduki militan MNLF dan menyandera para warga sipil, sejak 9 September 2013.
Juru bicara militer Filipina, Ramon Zagala, mengatakan, pasukan pemerintah benar-benar sudah membersihkan wilayah pesisir dari para militan. Mengutip laman al-Jazeera, dalam pertempuran terbaru pada Jumat, pasukan Filipina menargetkan komandan MNLF, Habier Malik dan sejumlah pengikutnya.
”Mereka pada dasarnya telah dikalahkan,” kata Zagala. “Mereka tidak punya peluru lagi, makanan dan kemauan untuk melawan, tapi kita harus membersihkan daerah ini dari pemberontak,” ucapnya.
Pasukan pemerintah telah menewaskan 138 militan pemberontak, dan menangkap 162 lainnya, dalam pertempuran panjang yang dipantau Presiden Benigno Aquino III . Lebih dari 100 ribu orang telah mengungsi dan 10 ribu rumah hancur akibat pertempuran .
Dari kubu militer, setidaknya 23 tentara dan polisi telah tewas dan 180 lainnya luka-luka. Sebagian besar dari sekitar 200 sandera telah melarikan diri atau telah diselamatkan.
Sebelumnya kedua kubu terlibat pertempuran panjang, sejak Kota Zamboanga diduduki militan MNLF dan menyandera para warga sipil, sejak 9 September 2013.
Juru bicara militer Filipina, Ramon Zagala, mengatakan, pasukan pemerintah benar-benar sudah membersihkan wilayah pesisir dari para militan. Mengutip laman al-Jazeera, dalam pertempuran terbaru pada Jumat, pasukan Filipina menargetkan komandan MNLF, Habier Malik dan sejumlah pengikutnya.
”Mereka pada dasarnya telah dikalahkan,” kata Zagala. “Mereka tidak punya peluru lagi, makanan dan kemauan untuk melawan, tapi kita harus membersihkan daerah ini dari pemberontak,” ucapnya.
Pasukan pemerintah telah menewaskan 138 militan pemberontak, dan menangkap 162 lainnya, dalam pertempuran panjang yang dipantau Presiden Benigno Aquino III . Lebih dari 100 ribu orang telah mengungsi dan 10 ribu rumah hancur akibat pertempuran .
Dari kubu militer, setidaknya 23 tentara dan polisi telah tewas dan 180 lainnya luka-luka. Sebagian besar dari sekitar 200 sandera telah melarikan diri atau telah diselamatkan.
(esn)