AS & Rusia sepakat hancurkan senjata kimia Suriah
Jum'at, 27 September 2013 - 09:44 WIB
AS & Rusia sepakat hancurkan senjata kimia Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, mengatakan, AS dan Rusia telah sepakat untuk menjatuhkan resolusi penghancuran atau pelucutan senjata kimia melalui Dewaan Keamanan PBB.
”Saya senang melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dan kami mencapai kesepakatan sehubungan dengan resolusi,” kata Kerry, kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Jumat (27/9/2013).
”Kami sekarang melakukan pekerjaan akhir pada penyusunan draf resolusi yang menarik, bersama-sama,” lanjut Kerry.
Duta Besar AS untuk PBB, Samantha Power, melalui akun Twitter-nya, juga mengatakan, bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan, bahwa Suriah harus ditekan untuk menyerahkan senjata kimianya.
Draf resolusi pelucutan senjata kimia akan diputuskan DK PBB pada Jumat pukul 20.00 malam, waktu New York. Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin, mengatakan ia berharap DK PBB mampu untuk memutuskan suara pada resolusi yang menuntut pemberantasan gudang senjata kimia Suriah.
”Saya tahu bahwa beberapa menteri yang memperpanjang masa tinggal mereka di New York, untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara itu,” kata Churkin.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan Moskow telah mencapai kesepakatan dengan Washington pada resolusi pelucutan senjata kimia.
Duta Besar Inggris untuk PBB, Mark Lyall Grant, mengatakan anggota tetap Dewan Keamanan menyetujui, untuk menjatuhkan resolusi yang mengikat terhadap Suriah.
”Saya senang melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dan kami mencapai kesepakatan sehubungan dengan resolusi,” kata Kerry, kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Jumat (27/9/2013).
”Kami sekarang melakukan pekerjaan akhir pada penyusunan draf resolusi yang menarik, bersama-sama,” lanjut Kerry.
Duta Besar AS untuk PBB, Samantha Power, melalui akun Twitter-nya, juga mengatakan, bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan, bahwa Suriah harus ditekan untuk menyerahkan senjata kimianya.
Draf resolusi pelucutan senjata kimia akan diputuskan DK PBB pada Jumat pukul 20.00 malam, waktu New York. Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin, mengatakan ia berharap DK PBB mampu untuk memutuskan suara pada resolusi yang menuntut pemberantasan gudang senjata kimia Suriah.
”Saya tahu bahwa beberapa menteri yang memperpanjang masa tinggal mereka di New York, untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara itu,” kata Churkin.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan Moskow telah mencapai kesepakatan dengan Washington pada resolusi pelucutan senjata kimia.
Duta Besar Inggris untuk PBB, Mark Lyall Grant, mengatakan anggota tetap Dewan Keamanan menyetujui, untuk menjatuhkan resolusi yang mengikat terhadap Suriah.
(esn)