Bom mobil di Damaskus tewaskan 7 orang
Selasa, 24 September 2013 - 22:22 WIB
Bom mobil di Damaskus tewaskan 7 orang
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah ledakan yang berasal dari bom mobil menewaskan sedikitnya tujuh warga sipil di Damaskus selatan, Selasa (24/9/2013). Demikian dilaporkan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
Menurut kelompok pemantau itu, selain menyebabkan korban tewas, ledakan bom mobil itu juga melukai 15 lainnya. Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan, ledakan itu telah menghancurkan beberapa bangunan di sekitar lokasi ledakan.
“Ledakan itu terjadi di Distrik Tadamon, di mana pasukan Presiden Bashar al-Assad telah berperang selama berbulan-bulan dengan pasukan pemberontak,” sebut pernyataan kelompok pemantau itu, seperti dikutip dari Reuters.
Sementara televisi pemerintah Suriah menyatakan, bahwa ‘teroris’ berada di balik ledakan itu. Sebuah istilah yang sering digunakan untuk merujuk kepada pemberontak yang berjuang untuk menggulingkan Assad.
Hingga kini, perang saudara di Suriah telah berlangsung lebih dari dua tahun. Selama kurun itu, PBB menyatakan telah lebih dari 100 ribu jiwa melayang. Selain itu, jutaan warga Suriah juga terpaksa melarikan diri ke sejumlah negara tetangga.
Menurut kelompok pemantau itu, selain menyebabkan korban tewas, ledakan bom mobil itu juga melukai 15 lainnya. Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan, ledakan itu telah menghancurkan beberapa bangunan di sekitar lokasi ledakan.
“Ledakan itu terjadi di Distrik Tadamon, di mana pasukan Presiden Bashar al-Assad telah berperang selama berbulan-bulan dengan pasukan pemberontak,” sebut pernyataan kelompok pemantau itu, seperti dikutip dari Reuters.
Sementara televisi pemerintah Suriah menyatakan, bahwa ‘teroris’ berada di balik ledakan itu. Sebuah istilah yang sering digunakan untuk merujuk kepada pemberontak yang berjuang untuk menggulingkan Assad.
Hingga kini, perang saudara di Suriah telah berlangsung lebih dari dua tahun. Selama kurun itu, PBB menyatakan telah lebih dari 100 ribu jiwa melayang. Selain itu, jutaan warga Suriah juga terpaksa melarikan diri ke sejumlah negara tetangga.
(esn)