Assad: Musnahkan senjata kimia butuh setahun & Rp11 triliun
Kamis, 19 September 2013 - 09:08 WIB
Assad: Musnahkan senjata kimia butuh setahun & Rp11 triliun
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Suriah, Bashar al-Assad, mengatakan, untuk memusnahkan senjata kimia Suriah, seperti kesepakatan Amerika Serikat dan Rusia, butuh waktu setahun. Selain itu, biaya yang dibutuhkan senilai USD1 miliar atau Rp11,2 triliun.
Pernyataan itu, disampaikannya dalam sebuah wawancara kepada Fox TV, kemarin. Meski, butuh waktu lama dan buaya besar, kata Assad, pemerintahnya bersedia melakukannya. ”Saya pikir, itu adalah operasi yang sangat rumit secara teknis dan dibutuhkan banyak, banyak uang . Diperkirakan sekitar satu miliar dolar AS yang harus disediakan Suriah,” kata Assad, seperti dikutip Reuters, Kamis (19/9/2013).
Ditanya apakah ia akan bersedia untuk menyerahkan senjata kimia kepada pemerintah AS, Assad berujar; ”Seperti yang saya katakan, perlu banyak uang . Ini membutuhkan sekitar 1 miliar dolar AS. Hal ini sangat merugikan lingkungan (Suriah). Jika Pemerintah AS siap untuk membayarnya, dan mengambil tanggung jawab membawa bahan beracun ke AS, mengapa mereka tidak melakukannya?.”
Assad membantah, bahwa pasukannya bertanggung jawab atas serangan senjata kimia di Ghouta, luar r Damaskus, pada 21 Agustus 2013. Menurutnya, tentara Suriah sudah kuat, sehingga tidak perlu menembakkan roket berisi gas sarin, seperti yang dikatakan AS.
”Seluruh cerita (tuduhan AS) ini tidak realistis. Jadi, tidak, kami tidak (melakukannya). Dalam satu kata , kita tidak menggunakan senjata kimia di Ghouta,” katanya, berbicara dalam bahasa Inggris.
Pernyataan itu, disampaikannya dalam sebuah wawancara kepada Fox TV, kemarin. Meski, butuh waktu lama dan buaya besar, kata Assad, pemerintahnya bersedia melakukannya. ”Saya pikir, itu adalah operasi yang sangat rumit secara teknis dan dibutuhkan banyak, banyak uang . Diperkirakan sekitar satu miliar dolar AS yang harus disediakan Suriah,” kata Assad, seperti dikutip Reuters, Kamis (19/9/2013).
Ditanya apakah ia akan bersedia untuk menyerahkan senjata kimia kepada pemerintah AS, Assad berujar; ”Seperti yang saya katakan, perlu banyak uang . Ini membutuhkan sekitar 1 miliar dolar AS. Hal ini sangat merugikan lingkungan (Suriah). Jika Pemerintah AS siap untuk membayarnya, dan mengambil tanggung jawab membawa bahan beracun ke AS, mengapa mereka tidak melakukannya?.”
Assad membantah, bahwa pasukannya bertanggung jawab atas serangan senjata kimia di Ghouta, luar r Damaskus, pada 21 Agustus 2013. Menurutnya, tentara Suriah sudah kuat, sehingga tidak perlu menembakkan roket berisi gas sarin, seperti yang dikatakan AS.
”Seluruh cerita (tuduhan AS) ini tidak realistis. Jadi, tidak, kami tidak (melakukannya). Dalam satu kata , kita tidak menggunakan senjata kimia di Ghouta,” katanya, berbicara dalam bahasa Inggris.
(esn)