PM Israel: Pesan untuk Suriah akan didengar di Iran
Kamis, 12 September 2013 - 02:12 WIB
PM Israel: Pesan untuk Suriah akan didengar di Iran
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan pada Rabu (11/9/2013), bahwa masyarakat internasional harus memastikan perlucutan senjata kimia Suriah. Langkah ini perlu dilakukan sebagai pelajaran bagi sekutunya, Iran.
"Sekarang, kita harus memastikan, bahwa rezim Suriah membongkar senjata kimia dan dunia harus memastikan bahwa mereka yang menggunakan senjata pemusnah massal harus membayar harganya (menanggung resiko)," kata Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan di radio militer Israel.
"Pesan yang dikirim ke Suriah, akan jelas terdengar di Teheran," kata Netanyahu pada upacara wisuda perwira Angkatan Laut Israel.
Sebelumnya, Presiden Israel, Shimon Peres, memperingatkan, bahwa Amerika Serikat (AS) akan mengambil tindakan militer terhadap Suriah, jika proses penghancurkan persediaan senjata kimia Suriah tak berjalan sesuai rencana yang digagas Rusia.
"Jika Suriah jujur dan akan mengambil langkah-langkah nyata untuk menghapus dan menghancurkan senjata kimia di wilayahnya, AS tidak akan menyerang," kata Peres dalam sebuah pernyataan. “Tapi, apakah akan ada celah dalam integritas Suriah, saya tidak ragu, bahwa AS akan bertindak secara militer,” lanjut Peres.
"Sekarang, kita harus memastikan, bahwa rezim Suriah membongkar senjata kimia dan dunia harus memastikan bahwa mereka yang menggunakan senjata pemusnah massal harus membayar harganya (menanggung resiko)," kata Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan di radio militer Israel.
"Pesan yang dikirim ke Suriah, akan jelas terdengar di Teheran," kata Netanyahu pada upacara wisuda perwira Angkatan Laut Israel.
Sebelumnya, Presiden Israel, Shimon Peres, memperingatkan, bahwa Amerika Serikat (AS) akan mengambil tindakan militer terhadap Suriah, jika proses penghancurkan persediaan senjata kimia Suriah tak berjalan sesuai rencana yang digagas Rusia.
"Jika Suriah jujur dan akan mengambil langkah-langkah nyata untuk menghapus dan menghancurkan senjata kimia di wilayahnya, AS tidak akan menyerang," kata Peres dalam sebuah pernyataan. “Tapi, apakah akan ada celah dalam integritas Suriah, saya tidak ragu, bahwa AS akan bertindak secara militer,” lanjut Peres.
(esn)